tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran menteri, TNI, dan Polri untuk mengawal kelancaran mudik Lebaran 2026/1447 Hijriah. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026), Presiden menekankan pentingnya diskon tiket, kenyamanan fasilitas umum, hingga pengerahan aset keamanan untuk memecah kepadatan arus mudik tahun ini.
“Pertama, saya minta Menhub untuk memastikan bahwa kebijakan diskon harga bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya baik diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut dan jalan tol, dan memastikan pelayanan yang baik di setiap tempat,” ujar Presiden Prabowo di hadapan jajaran Kabinet Merah Putih.
Terkait pelayanan di lapangan, Presiden menegaskan agar kualitas pelayanan di rest area, pelabuhan, bandara, serta di semua stasiun ditingkatkan. Ia secara khusus memerintahkan agar jajaran terkait melakukan antisipasi maksimal di setiap titik krusial.
“Usahakan tidak ada antrean yang tidak terkendali,” tegas Prabowo.
Selain itu, guna mendukung aspek keamanan dan kapasitas angkutan, Presiden memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengoptimalkan sarana serta aset yang dimiliki.
Bantuan alat angkut, seperti kapal milik TNI Angkatan Laut dan Angkatan Darat, diharapkan dapat diperbantukan untuk memecah kepadatan pemudik.
“Kemungkinan Angkatan Laut dan Angkatan Darat punya kapal-kapal, mungkin ini bisa diperbantukan dikoordinasikan dengan Menhub dan saya kira Polri juga punya aset-aset dan sarana-sarana untuk membantu,” tambah Presiden.
Menutup arahannya, Presiden menekankan bahwa persiapan harus dilakukan secara matang demi menjamin masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman.
Prabowo ingin layanan mudik terus mengutamakan aspek keselamatan di jalan.
“Kita yakinkan bahwa mudik tahun ini berjalan dengan baik, aman, nyaman dan penuh kegembiraan. Utamakan keselamatan di jalan. Dan persiapkan segala aspek dengan matang,” tegasnya.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id





























