Menuju konten utama

Polisi Benarkan Ayah Tiri Alvaro Kiano Meninggal di Tahanan

Peristiwa meninggalnya ayah tiri Alvaro itu pun diungkap pertama kali oleh keluarga korban.

Polisi Benarkan Ayah Tiri Alvaro Kiano Meninggal di Tahanan
Foto Alvaro di kediamannya di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025). tirot.id/Irfan amin

tirto.id - Polisi mengonfirmasi ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar, meninggal dunia di tahanan.

Peristiwa meninggalnya ayah tiri Alvaro itu pun diungkap pertama kali oleh keluarga korban. Alex disebut gantung diri di dalam tahanan.

"Yang diungkapkan pihak keluarga itu benar adanya. Sudah di sana (di dalam sel tahanan), sudah di Polres. Polres ya," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilypali di Satlat Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (24/11/2025).

Menurut Nicolas, penangkapan Alex sendiri dilakukan pada Sabtu (22/11/2025). Nicholas mengonfirmasi dalam kasus ini terjadi pembunuhan.

"Iya (Alvaro meninggal dibunuh)," ucap Nicolas.

Diketahui, Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) mengonfirmasi sudah dilakukannya penangkapan satu orang terkait hilangnya anak bernama Alvaro Kiano (6). Polisi pun sudah menemukan sebuah kerangka diduga tubuh Alvaro usai sebelumnya dinyatakan hilang selama delapan bulan.

“Satu orang (sudah ditahan) di Polres,” kata Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah saat dikonfirmasi wartawan, dikutip Senin (24/11/2025).

Seala menyatakan hingga kini masih belum bisa menjelaskan rinci mengenai penangkapan satu orang tersebut. Sebab, pemeriksaan kepada terduga pelaku itu masih dilakukan oleh tim penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

Sementara itu, Kapolres Metro Jaksel, Kombes Nicolas, menyatakan pihaknya menangkap satu orang yang berasal dari keluarga Alvaro. Ibu korban bahkan mengenali pelaku tersebut.

“Iya (ayah tiri Alvaro yang ditangkap),” tutur Nicolas.

Baca juga artikel terkait KASUS ALVARO ANAK HILANG atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama