Menuju konten utama

Tugimin Ungkap Ayah Tiri Alvaro Temani Buat Laporan ke Polisi

Tugimin tidak menyangka AI merupakan pelaku di balik hilang dan tewasnya Alvaro Kiano.

Tugimin Ungkap Ayah Tiri Alvaro Temani Buat Laporan ke Polisi
Tugimin (71), kakek dari Alvaro Kiano Nugroho (6), memberikan keterangan pers kepada para wartawan di rumah duka yang berada di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2025). tirto.id/Naufal Majid
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Tugimin (71), kakek dari Alvaro Kiano Nugroho (6), mengungkapkan bahwa ayah tiri Alvaro yang berinisial AI sempat mengantarkan dirinya membuat laporan polisi ke Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Kamis (6/3/2025) malam. Laporan itu dibuat beberapa jam setelah Alvaro hilang usai berpamitan Salat Maghrib di masjid.

Tugimin menjelaskan setelah keluarga tidak dapat menemukan keberadaan Alvaro, ia sempat menelepon AI untuk melaporkan kabar kehilangan itu. Setelahnya, AI pun langsung datang ke rumah Tugimin dan Alvaro di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

“Nah saya telepon. Mas A, manggilnya kan Mas A. ‘Mas A, Alvaro hilang', saya bilang gitu. ‘Oh, ya sudah Pak, saya datang ke Bintaro,’ dia bilang gitu. Terus kira-kira jam 11, dia ikut nyari, ikut nyari Alvaro di mana beradanya. Terus jam 11 itu saya ke Polsek. Dia ngantar saya ke Polsek untuk laporan kehilangan anak,” jelasnya.

Namun, saat berada di Polsek Pesanggrahan bersama AI, Tugimin menyebut laporan kehilangan itu belum bisa diterima, karena kehilangan Alvaro belum sampai 1x24 jam.

Setelahnya, Tugimin kembali ke Polsek Pesanggrahan pada keesokan harinya, atau tepatnya pada Jumat (7/3/2025). Hari itu, Tugimin berangkat dengan diantar oleh tetangganya.

“Tanggal 7 kita balik lagi berangkat ke sana lagi. Dengan warga sini saya berangkat, diantar. Terus ternyata di Polsek juga pada waktu itu, ‘Ini untuk kasus penanganan anak hilang di bawah umur atau balita, itu sekarang ditangani di Polres, Pak. Jadi Bapak harus laporan ke Polres.’ Oke, kalau gitu. Terus saya diantar ke Polres,” tuturnya.

Tugimin mengatakan dua hari sebelum Alvaro menghilang, atau pada Selasa (4/3/2025), AI sempat berkunjung ke rumahnya yang juga menjadi tempat Alvaro menetap. Saat itu, AI disebutnya juga sempat membelikan mainan bagi Alvaro.

“[Ketemu sama AI-nya] di sini, di rumah. Malah beliin mainan [untuk Alvaro],” ucapnya.

Belakangan diketahui bahwa AI merupakan tersangka dalam kasus hilangnya Alvaro. AI juga diketahui telah membunuh anak tirinya itu.

Menanggapi kabar itu, Tugimin mengaku tidak menyangka bahwa AI merupakan pelaku di balik hilang dan tewasnya Alvaro. Pasalnya, selama ini AI dianggap sebagai sosok yang baik di mata Tugimin.

“Kami enggak ada sangka prasangka buruk terhadap dia. Prasangka saya baik aja dengan keluarga saya juga. Karena kalau datang juga cium tangan, salaman, cium tangan, mengucapkan assalamualaikum juga seperti itu, sopan. Sama terhadap tetangga-tetangga juga baik, sopan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, kepolisian telah menemukan Alvaro yang hilang sejak Maret 2025 lalu dalam kondisi meninggal dunia.

"Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, kepada wartawan di Jakarta, dikutip Antara, Minggu (23/11/2025).

Seala mengatakan tersangka dalam kasus hilangnya Alvaro juga sudah ditangkap untuk dimintai keterangan.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa memberikan banyak keterangan terkait penyebab meninggalnya korban lantaran masih mendalami kasus tersebut.

"Sementara itu dulu, saya belum bisa banyak pernyataan," ucapnya.

Kepolisian kini juga tengah melakukan tes DNA terhadap kerangka yang diduga jasad dari Alvaro.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengatakan, untuk memastikan kerangka itu benar apakah Alvaro atau bukan, maka perlu dilakukan pengecekan DNA dan pemeriksaan laboratorium forensik.

"Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro," kata Nicolas kepada wartawan di Jakarta, Minggu.

"Tunggu penyelidik dan penyidik bekerja dulu untuk memastikannya," tambahnya.

Baca juga artikel terkait KASUS ALVARO ANAK HILANG atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Bayu Septianto