Peta Sebaran 134 Positif Corona Indonesia, Jangkiti 8 Provinsi

Reporter: Andrian Pratama Taher, Mohammad Bernie, tirto.id - 17 Mar 2020 07:00 WIB
Dibaca Normal 3 menit
Per 16 Maret 2020, sudah ada 134 kasus positif di delapan propinsi di Indonesia.
tirto.id - Jumlah orang Indonesia terjangkit COVID-19 kembali melonjak. Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, hal itu berdasarkan pemeriksaan spesimen, dari Minggu hingga Senin (16/3/2020).

"Ada penambahan kasus sebanyak 17 kasus confirm positif yang baru,” kata Yurianto saat konferensi pers di RSPI Sulianti Saroso, kemarin.

Kini umlah pasien positif COVID-19 di seluruh Indonesia menjadi 134 orang. Rincian daerah berasal dari Provinsi Jabar 1 [positif], dari Provinsi Banten 1 [positif], dari Provinsi Jateng 1 [positif], dari DKI 14 [positif].




Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, jangan pernah meremehkan COVID-19. Sebab sejauh ini, Jakarta menjadi wilayah paling rawan persebaran virus mematikan itu.

"Hari ini kami dengar laporan dari Jubir [Corona]: Pak Achmad Yurianto, dari 17 kasus positif yang diumumkan, 14 dari Jakarta. Artinya, di kota ini risiko tinggi dan kita harus amat waspada. Jangan panik, tapi juga jangan meremehkan," ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, kemarin.

Sebelumnya, Anies membuka peta sebaran pasien positif COVID-19 dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Jumat (13/3/2020). Langkah ini dilakukan untuk menekankan kepada masyarakat agar berhati-hati menghadapi penularan virus Corona ini.

Pada hari itu, berdasarkan gambar tersebut, terlihat keberadaan 17 pasien positif COVID-19 yang tersebar di beberapa kecamatan, yakni: Tanjung Priok (2), Kelapa Gading (2), Kramat Jati (1), Pancoran (1), Cilandak (1), Mampang Prapatan (2), Kebayoran Baru (1), Kebayoran Lama (2), Kebon Jeruk (1), Kembangan (1), Cengkareng (2), dan Penjaringan (1), sementara yang masih menunggu hasil tersebar di hampir seluruh kecamatan Jakarta.

Dalam laman resmi corona.jakarta.go.id disebutkan, hingga saat ini pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 330 kasus dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 813 kasus. Namun tidak disebutkan jumlah total pasien positif yang berada di DKI Jakarta.


Jawa Barat

Pemprov Jawa Barat, dalam laman resminya menyebut, hingga kini terdapat 10 kasus positif yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Dari jumlah itu, dua di antaranya meninggal dunia yakni, warga Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bekasi.

"Per sore ini (Minggu) informasi data yang masuk ada 10 orang yang positif COVID-19 di Jawa Barat," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dikutip dari rilis Humas Pemprov Jabar, Minggu (15/3/2020).

Sepuluh di antaranya: Tiga warga Depok, satu warga Kota Bandung, satu warga Kabupaten Purwakarta, tiga warga Kabupaten Bekasi, satu warga Kabupaten Cianjur, dan satu warga Kabupaten Cirebon.

Per 17 Maret 2020 pukul 01.11 WIB, selain pasien positif, laman tersebut juga menyebutkan jumlah PDP sebanyak 83 dan ODP 787 kasus.


Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, terdapat dua orang positif Corona di Semarang dan Magelang. Keduanya merupakan perempuan. Satu pasien positif Corona di RSUP Dr Kariadi, satu lagi dirawat di RSUD Tidar Magelang.

"Keduanya diketahui pernah pergi ke wilayah terpapar, pasien di Magelang pernah ke Malaysia, pasien di Semarang pernah ke Bali," kata Ganjar, Minggu (15/3/2020).

Dengan demikian, jumlah positif Corona di Jawa Tengah ada tiga. Kasus positif sebelumnya ada satu dirawat di RSUD Moewardi Solo.

"Terkait penambahan jumlah pasien positif COVID-19, Pemprov Jateng mengambil langkah strategis. Di antaranya, tahap penyelidikan epidemiologi untuk melacak riwayat kontak dengan pasien positif. Warga diminta proaktif melaporkan diri, bila merasa pernah kontak dengan pasien positif COVID-19," ujar dia.


Banten

Melalui akun instagramnya, Gubernur Banten Wahidin Halim mengumumkan ada lima warganya yang positif COVID-19. Dua orang merupakan warga Kecamatan Kelapa Dua, satu orang berasal dari Kecamatan Curug, satu warga Kecamatan Ciledug, dan satu warga dari Kecamatan Pondok Aren.

“Satu orang, warga dari Pondok Aren tadi sore meninggal dunia,” ujar Wahidin Halim, kemarin.

Dinas Kesehatan Banten menyebut, hingga kini ODP berjumlah 113 tersebar di kabupaten kota dan PDP sebanyak 18 kasus.

Secara keseluruhan jumlah pasien positif Corona yang meninggal per Senin: Lima orang. Sedangkan kasus positif yang sembuh, sebanyak delapan orang.

Hingga 16 Maret 2020 terdapat 1.138 orang yang sudah dites Corona. Hasilnya negatif untuk 1.011 orang. Sedangkan 10 orang lainnya masih dalam tahap pemeriksaan laboratiorium.


Daerah Lain

Yogyakarta hingga saat ini mengonfirmasi, satu pasien positif yakni, seorang balita berumur 3 tahun yang berasal dari Depok, Jawa Barat.

Juru Bicara Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk Penanganan Pandemi Corona Berty Murtiningsih, pada Minggu (15/3/2020), memberikan pernyataan resmi ke media: Terdapat satu orang yang positif terinfeksi Virus Corona.

"Total data pasien dalam pengawasan [PDP] tanggal 15 Maret 2020 wilayah DIY untuk data sebagai berikut: Sudah diperiksa/diswap 17 orang. Hasil negatif 12 orang, hasil positif satu orang, [sementara] masih dalam proses empat orang," kata Berty.

Sejumlah orang yang diketahui kontak dengan balita tersebut, langsung dilakukan tracing atau penelusuran.

Sedangkan di Bali, pasien terkonfirmasi positif berjumlah satu orang yakni, WNA dari Inggris yang diumumkan meninggal pada 11 Maret 2020.

Dua pasien positif lain terkonfirmasi berada di Pontianak, Kalimantan Barat dan Manado, Sulawesi Utara. Masing-masing berjumlah satu pasien.



Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Restu Diantina Putri
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Andrian Pratama Taher & Mohammad Bernie
Penulis: Restu Diantina Putri
Editor: Dieqy Hasbi Widhana

DarkLight