Menuju konten utama

Penjelasan Ending Drakor Honour, Apakah Ada Season 2?

Episode terakhir drakor Honour tayang 10 Maret 2026. Ending-nya mengungkap rahasia masa lalu, kehancuran Connect In, dan masa depan tiga sahabat pengacara.

Penjelasan Ending Drakor Honour, Apakah Ada Season 2?
Poster drakor Honour. FOTO/ imdb

tirto.id - Honour merupakan remake Korea dari serial Swedia Heder yang tayang di ENA dan Vidio dengan total 12 episode. Episode pemungkas baru saja mengudara Selasa, 10 Maret 2026 alias kemarin malam. Bagaimana ending drakor Honour?

Drama bergenre legal thriller, misteri, dan kriminal ini dibintangi Lee Na-young sebagai Yoon Ra-young, Jung Eun-chae sebagai Kang Shin-jae, dan Lee Chung-ah sebagai Hwang Hyeon-jin.

Ketiga perempuan itu sudah berteman selama 20 tahun sejak mahasiswa, dan kini mereka bekerja di L&J, firma hukum yang fokus membela korban kekerasan seksual terhadap perempuan.

Menjelang akhir, rating drakor Honour terus naik.

Menurut data Nielsen Korea, Episode 11 (tayang 9 Maret 2026) mencatat rating nasional 4,357 persen, rekor tertinggi sepanjang penayangan drama ini, sekaligus jadi acara paling banyak ditonton di Korea Selatan pada hari tersebut.

Alur Cerita Drakor Honour (Episode 1-11)

Kisah dimulai ketika firma hukum L&J menangani kasus yang bikin geger satu negara. Seorang aktor tampan yang dilabeli sebagai "menantu idaman bangsa" dituduh melecehkan gadis SMA bernama Cho Yoo-jeong.

Di dunia nyata maupun di dalam drama, label idaman bangsa biasanya memang cuma nama panggung untuk brengsek kelas kakap. Kasus yang semula terlihat seperti skandal selebritas biasa, rupanya punya pintu rahasia.

Penyelidikan membawa mereka ke aplikasi Connect In, platform sex trafficking elit tempat para petinggi negara dan bos-bos firma hukum memuaskan hasrat tanpa takut tersentuh hukum.

Di titik inilah masa lalu Ra-young, Shin-jae, dan Hyeon-jin terungkap. Dua puluh tahun lalu di kampus, ketiganya mengalami insiden traumatis, entah itu pembelaan diri yang kelewatan, atau murni kekerasan. Ketiganya sepakat menyembunyikan perkara itu bersama-sama.

Sialnya, rahasia tersebut ternyata punya benang merah dengan lingkar setan Connect In yang sedang mereka tangani. Sejak itu, hidup ketiganya berubah jadi rentetan nasib buruk.

Ada reporter yang mendadak mati karena terlalu banyak tahu, juga muncul korban pelecehan lain bernama Han Min-seo yang awalnya terlihat seperti kawan senasib, tapi ternyata membawa motif dendamnya sendiri. Ada pula teror simbolis dari sosok kurang kerjaan berjuluk Green Hood.

Seolah keadaan belum cukup brengsek, muncullah Jaksa Park Je-yeol, kepingan masa lalu yang membuat trauma Ra-young kembali menyala dan memperumit semuanya.

Memasuki paruh akhir, situasi memburuk.

Ra-young terjerat tuduhan pembunuhan terkait kematian Jaksa Park, lengkap dengan bukti video, manipulasi DNA, dan tekanan aparat. Shin-jae bahkan harus bekerja sama dengan Baek Tae-joo, si desainer aplikasi Connect In, demi mencari cara membuktikan kebenaran.

Persahabatan ketiganya diuji habis-habisan melalui konfrontasi emosional, rasa saling curiga, dan ancaman nyata dari jejaring korup yang tidak suka bisnis haramnya diusik.

Adapun episode 11 menjadi klimaks intens, hampir semua rahasia akhirnya terbongkar. Identitas Green Hood dan hubungannya dengan motif balas dendam Han Min-seo terpetakan, hubungan rahasia keluarga terungkap, dan nyawa Shin-jae di ujung tanduk karena penyanderaan.

Semua ini meninggalkan pertanyaan besar: Akankah ketiga sahabat tersebut bisa saling menyelamatkan dan merebut kembali kehormatan (honour) mereka? Bagaimana episode 12 akan menutup semua twist yang sudah dibangun?

Apakah akan berakhir dengan korban lagi, atau masih menyisakan sedikit harapan untuk pulih?

Ending Drakor Honour: Kemenangan Pahit

Episode 12 akhirnya menjawab semua pertanyaan. Yoon Ra-young, Kang Shin-jae, dan Hwang Hyeon-jin saling menyelamatkan dan memungut kembali kehormatan mereka. Namun, penutupnya jauh dari kata manis.

Baek Tae-joo, dalang utama di balik aplikasi Connect In, rupanya digerakkan oleh memori tentang kakak perempuannya, Seo Ji-yoon -seorang aktris pendatang baru yang dua dekade lalu hancur karena praktik sex-for-favors kaum elite, sebelum akhirnya dia bunuh diri.

Para pelaku lolos tanpa lecet sedikit pun, sementara Baek Tae-joo dilempar ke Amerika, diadopsi, dan tumbuh menjadi hacker dengan dendam membara. Ia sempat mencoba cara yang "benar" dengan membocorkan daftar korban, tapi cara itu gagal.

Dendam yang gagal dilampiaskan itu bermutasi jadi obsesi. Ia bikin aplikasi Connect In, alat yang niatnya semula dipakai untuk menghancurkan kartel dari dalam, tapi dalam prosesnya malah memakan banyak korban baru.

Di klimaks cerita, setelah menyandera Shin-jae di ruang server dan kedoknya dilucuti habis-habisan, Baek Tae-joo kabur. Beberapa waktu kemudian, mayatnya ditemukan. Dia diduga mati dibunuh oleh pengguna Connect In yang marah karena rahasia mereka terancam.

Adegan terakhir Baek Tae-joo saat mengunjungi makam kakaknya menegaskan satu tragedi klasik: ia korban malang yang akhirnya berubah jadi monster yang sama menjijikkannya.

Di sisi lain, borok masa lalu ketiga pengacara ini akhirnya dikorek sampai bersih.

Insiden 20 tahun lalu itu ternyata bermula saat Ra-young diserang secara seksual oleh pacarnya sendiri, Jaksa Park Je-yeol. Shin-jae dan Hyeon-jin turun tangan membantu, menghajar kepala pria itu sampai nyaris mampus sebelum ia menghilang.

Konfrontasi mereka saat rahasia ini kembali dikupas dipenuhi air mata, tapi ajaibnya mereka tetap solid. Firma hukum L&J dibubarkan, ketiganya mendirikan kantor baru yang secara khusus mengurus korban kekerasan seksual dan eksploitasi. Setidaknya sekarang mereka tahu di mana harus berpihak.

Lalu ada twist yang sialnya terasa masuk akal di dunia sekacau itu. Han Min-seo, si peneror berjaket hijau alias Green Hood, rupanya anak biologis Ra-young dari si brengsek Park 20 tahun lalu. Ra-young selama ini hidup dengan ilusi bahwa bayinya sudah mati, entah karena dibohongi atau karena otaknya sendiri menolak mengingat trauma itu.

Kenyataannya, Han Min-seo diadopsi oleh keluarga sinting yang gemar menyiksa. Akhirnya anak itu tumbuh dalam neraka baru dan merawat dendam kesumat. Ia membunuh ayah biologisnya, merekamnya, lalu mengirim pesan mengerikan berbunyi, "Terima kasih, Ibu. Terima kasih sudah bunuh Ayah," dan dia tetap memakai kalung yang dulu ditinggalkan oleh Ra-young di makam kosongnya.

Baek Tae-joo tahu rahasia ini dan memanfaatkan situasi dengan licik. Meski di akhir cerita Min-seo menyerahkan diri ke penjara dan motif dendamnya tuntas, tidak ada adegan pelukan hangat ibu-anak di sini. Keduanya belum berdamai.

Di sisi lain, Connect In memang hancur lebur, banyak korban akhirnya berani speak-up. Namun, pembikin cerita tahu betul kalau kejahatan sistemik macam itu tak akan mati dengan satu tebasan pedang. Ending-nya sengaja dibiarkan terbuka.

Pada adegan penutup, sebuah pesta VVIP rahasia baru yang tak kalah gila kembali beroperasi, dan seorang korban dari pesta itu datang ke firma baru untuk minta tolong.

Kasus belum berakhir. Apakah akan ada drakor Honour Season 2?

Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait season 2.

Baca juga artikel terkait DRAKOR atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora