Menuju konten utama

Penetrasi Internet RI Tumbuh 3 Kali Lebih Tinggi dari Ekonomi

Sri Mulyani mengatakan, penetrasi internet di Indonesia tumbuh dua atau tiga kali lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi.

Penetrasi Internet RI Tumbuh 3 Kali Lebih Tinggi dari Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berjalan keluar usai menghadiri penyerahan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2022 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/11/2022). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, penetrasi internet di Indonesia tumbuh dua atau tiga kali lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi. Awalnya, penetrasi internet Indonesia masih sangat rendah.

"Pada awalnya penetrasi internet di Indonesia sebenarnya masih sangat rendah, namun kini meningkat dengan laju pertumbuhan 15 persen hingga 20 persen," ujar Sri Mulyani dikutip Antara, Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Maka dari itu, menurut dia, perkembangan tersebut menjadi salah satu potensi ekonomi digital dan industri fintech untuk benar-benar terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Selain penetrasi internet, perkiraan nilai ekonomi digital domestik yang sebesar 133 miliar dolar AS pada 2025 atau 30 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), juga menjadi potensi ekonomi digital dan industri fintech untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Apalagi, lanjutnya, mayoritas penduduk Indonesia 53 - 55 persen merupakan generasi Z dan generasi milenial, yang secara alami mempelajari digitalisasi.

Sri Mulyani menambahkan, pandemi yang banyak mengubah atau memaksa masyarakat untuk beralih ke ekonomi digital, baik dari sisi permintaan maupun sisi penawaran turut menjadi potensi pengembangan ekonomi digital dan industri fintech.

Dari sisi permintaan, masyarakat merasa ingin menghindari kontak fisik sehingga mengunduh aplikasi untuk berbagai transaksi, mulai dari perbankan hingga untuk transaksi ritel. S

ementara dari sisi penawaran, perusahaan besar maupun usaha kecil menengah pun perlu menempatkan produk di platform untuk terhubung dengan pasar.

"Indonesia ingin mendigitalkan usaha kecil menengah dengan target 50 persen, jika berbicara tentang 64 juta usaha kecil menengah. Itu benar-benar lompatan besar," jelas Sri Mulyani.

Dengan demikian Bendahara Negara tersebut mengatakan pemerintah terus menyediakan berbagai kebijakan yang diperlukan guna menumbuhkan kegiatan ekonomi berdasarkan fintech dan ekonomi digital.

Baca juga artikel terkait PENGGUNA INTERNET

tirto.id - Ekonomi
Sumber: Antara
Editor: Anggun P Situmorang