Menuju konten utama

Pendaftaran CPNS 2018 Dipastikan Terintegrasi di Situs SSCN BKN

Dengan perubahan mekanisme ini, alur pendaftaran CPNS akan lebih singkat sehingga memudahkan pelamar dalam pendaftaran satu pintu.

Pendaftaran CPNS 2018 Dipastikan Terintegrasi di Situs SSCN BKN
Seorang Penyandang disabilitas mengikuti ujian menggunakan Computer Assisted Tes (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Sosial di Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (28/10/2017). ANTARA FOTO/Umarul Faruq

tirto.id - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan proses pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2018 mengalami perubahan dibandingkan tahun lalu. Tahun ini, proses pendaftaran akan dilakukan melalui satu portal nasional via http://sscn.bkn.go.id dan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh instansi.

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN Iwan Hermanto mengemukakan, dengan perubahan mekanisme ini, alur pendaftaran CPNS akan lebih singkat sehingga memudahkan pelamar dalam pendaftaran satu pintu. Hal itu disampaikannya saat menjadi Keynote Speaker dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2018, di Gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, Banten, Rabu (11/7/2018) pagi.

Selain mekanisme pendaftaran, proses seleksi juga berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini seluruh pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) hanya akan dilakukan melalui seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang akan diselenggarakan BKN selaku Pelaksana Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

“Dengan perubahan mekanisme ini seluruh proses seleksi CPNS dipastikan sesuai ekspektasi publik,” kata Iwan, seperti dikutip Sekretariat Kabinet.

Selain pembahasan kebijakan perihal sistem seleksi CPNS terintegrasi, Rakornas Kepegawaian Tahun 2018 yang mengusung tema “Human Capital Management Dalam Era 4.0 Menuju World Class ASN” secara khusus mengupas kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelayanan publik di era revolusi industri 4.0.

Kepala Biro Humas BKN, Mohamad Ridwan, dalam siaran persnya Rabu (11/7/2018) pagi menyampaikan harapannya agar seluruh elemen ASN diharapkan memahami konteks substansi dari revolusi industri 4.0.

“Revolusi industri dunia ke-IV bagi ASN harus dimaknai sebagai upaya meningkatkan performa pelayanan kepegawaian sehingga lebih efektif dan efisien,” jala Ridwan.

Selaku pelayan publik, lanjut Ridwan, ASN harus mampu beradaptasi dan mengubah paradigma. Ia menyebutkan, secara bersama ASN akan menerapkan layanan berbasis digital, mulai dari proses rekrutmen berbasis online dan seleksi transparan dengan CAT BKN yang sudah dimulai sejak tahun 2010.

Rakornas Kepegawaian 2018 ini juga menghadirkan Senior Adviser Kementerian Keuangan Singapura dan Senior Fellow Civil Service College, Lim Soo Hon, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf dan praktisi Human Capital lainya, seperti Country Talent & Learning Head Citibank dan PT Telkom Indonesia.

Baca juga artikel terkait CPNS 2018 atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra