Menuju konten utama

Pemprov Kalteng Luncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera

Pemprov Kalteng luncurkan KHBS bagi 279.434 KPM, bantuan digital terintegrasi untuk pendidikan, kesehatan, dan pangan jelang Ramadan.

Pemprov Kalteng Luncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran secara resmi meluncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), bertempat di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (20/2/2026). FOTO/dok.Diskominfo Kalteng
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - MMCKalteng - Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), pada Jumat (20/2/2026) di Aula Jayang Tingang (AJT) lantai II kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo dan Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Peluncuran kartu ini bukan sekadar acara seremoni, tetapi bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat Kalimantan Tengah terpenuhi. Melalui kartu ini, kami ingin memastikan kesejahteraan seluruh masyarakat Kalteng, terutama masyarakat kecil dan di pedalaman, bisa sekolah, bisa kuliah, bisa berobat, bisa terpenuhi pangannya, dan bisa berdaya ekonominya,” kata Gubernur Agustiar Sabran.

Ia juga menegaskan bahwa peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera ini merupakan wujud komitmen nyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.



Dalam sambutannya, Gubernur juga menyoroti komitmen Pemprov dalam memprioritaskan pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat di tengah kondisi fiskal daerah akibat penurunan APBD yang mengalami penurunan–dari Rp10,3 triliun pada 2025 menjadi Rp5,4 triliun di 2026.

“Di tengah efisiensi anggaran, kami tetap berkomitmen memprioritaskan program-program pembangunan yang berdampak langsung ke masyarakat. Kartu Huma Betang Sejahtera ini menjadi pilar utama mewujudkan visi dan misi saya bersama Bapak Wakil Gubernur Edy Pratowo,” tuturnya.

Agustiar juga menyebut jika implementasi KHBS akan terus dievaluasi dan disempurnakan. Pemerintah Provinsi membuka ruang pengaduan, akan memperkuat koordinasi hingga tingkat desa dan kelurahan, serta terus melakukan pemutakhiran data secara berkala.



KHBS dilengkapi dengan sistem digital yang terintegrasi. Ini membuat setiap transaksi pengambilan bantuan akan tercatat secara elektronik untuk mencegah terjadinya penerima bantuan ganda.



“Penggunaan Kartu Huma Betang Sejahtera ini memastikan pemberian bantuan sosial tepat sasaran dan tepat aturan,” pungkasnya.

Peluncuran KHBS ini jadi penanda dimulainya pendistribusian kartu kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi keluarga tidak mampu dan masyarakat di pelosok sesuai ketentuan berlaku dengan sumber data utama Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dimutakhirkan setiap triwulan berdasarkan data Kementerian Sosial RI.

Pendistribusian kartu ditargetkan akan menyasar 279.434 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada akhir Februari 2026. Untuk mewujudukannya, pendistribusian KHBS akan melibatkan Relawan Kartu Huma Betang Sejahtera yang terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Program Keluarga Harapan (PKH), serta Pendamping Desa.

Peluncuran program ini juga disertai pelepasan Bantuan Pangan KHBS di depan Lobi Kantor Gubernur. Bantuan tersebut akan disalurkan ke 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah melalui mekanisme KHBS, dengan target distribusi paling lambat H-5 sebelum Hari Raya Idulfitri. Langkah ini menjadi strategi pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran.

Selain peluncuran KHBS, dalam acara yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah turut menyampaikan laporan sejumlah pencapaian dari Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo selama setahun memimpin Provinsi Kalimantan Tengah, Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila.



Sejumlah pencapaian positifnya bisa dilihat pada sektor pendidikan, kesehatan, perekonomian, perikanan, hingga infrastruktur juga sejumlah raihan penghargaan tingkat nasional lainnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng, jajaran Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov Kalteng, perwakilan perguruan tinggi di Palangka Raya, dan Relawan Huma Betang.

(JEDA)

Penulis: Tim Media Servis