Menuju konten utama

Pemprov DKI Jakarta Bersihkan 54 Ton Sampah di Cakung Usai Viral

Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya kapasitas tampung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantar Gebang.

Pemprov DKI Jakarta Bersihkan 54 Ton Sampah di Cakung Usai Viral
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten, Kamis (2/07/2026). FOTO/Putri Az zahra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Penanganan tumpukan sampah di kawasan Cakung menuai sorotan setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengakui baru mengambil tindakan usai persoalan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan dilaporkan masyarakat.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai kecepatan respons pemerintah dalam mengantisipasi persoalan kebersihan sebelum menjadi viral.

Saat meninjau pembangunan Flyover Latumenten, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dirinya langsung memerintahkan pembersihan setelah menerima laporan masyarakat terkait tumpukan sampah di Cakung yang ramai di media sosial.

"Kebetulan tumpukan ini di sosmed begitu ramai dan kemarin ketika saya mendapatkan laporan dari masyarakat saya langsung memerintahkan untuk dibersihkan. Alhamdulillah kemarin sudah dibersihkan," ujar Pramono Anung, dalam tinjauan proyek flyover Latumenten, Kamis (2/7/2026).

Pramono menjelaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi catatan bagi pemerintah karena menunjukkan persoalan sampah di Jakarta masih menjadi tantangan. Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah berkurangnya kapasitas tampung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantar Gebang. Oleh karena itu, pengelolaan sampah harus semakin diperkuat, termasuk melalui program pemilahan sampah.

Pramono mengungkapkan sekitar 54 ton sampah telah berhasil dibersihkan dari lokasi di Cakung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar kondisi serupa tidak kembali terjadi.

"Saya tidak pernah keberatan dengan laporan dalam bentuk apa pun, tetapi kemarin kurang lebih 54 ton sampah berhasil dibersihkan. Saya meminta masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita jaga bersama Jakarta menjadi lebih rapi dan lebih bersih, terutama yang berkaitan dengan sampah," ungkap Pramono.

Selain mempercepat penanganan ketika muncul laporan dari masyarakat, pemerintah juga menilai pengurangan beban di Bantar Gebang dan penguatan program pemilahan sampah menjadi langkah yang perlu terus dikejar untuk mencegah penumpukan sampah terulang di berbagai wilayah Jakarta.

Baca juga artikel terkait SAMPAH JAKARTA atau tulisan lainnya dari Putri Az Zahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Putri Az Zahra
Penulis: Putri Az Zahra
Editor: Fadrik Aziz Firdausi