tirto.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun hunian mixed-use atau terpadu di beberapa kawasan Jakarta Selatan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan Pemprov DKI secara mandiri akan membangun hunian mixed-use yang diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah.
“Yang untuk [hunian] mixed-use ada dua. Yang pertama, tentunya kalau untuk yang dibutuhkan bagi masyarakat yang dengan ekonomi menengah ke bawah, itu Pemerintah Jakarta yang akan melakukan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Pramono menyebutkan hunian mixed-use akan dibangun dengan menggunakan skema kerja sama dengan pihak swasta untuk daerah-daerah tertentu seperti Blok M, Blok S, dan Lebak Bulus.
“Daerah-daerah tertentu yang sekarang lagi dihitung, seperti misalnya di Blok M, di Lebak Bulus, di SMA 70 itu apa? Bulungan, di Blok S. Seperti ini tentunya kerja sama dengan swasta,” paparnya.
Sebelumnya, Pramono menyebut pembangunan hunian mixed-use dengan konsep bangunan bertingkat akan segera dimulai. Hunian itu akan menggabungkan fasilitas publik seperti kantor kecamatan atau gedung olahraga dalam satu kawasan terpadu.
“Untuk mixed-use, bangunan-bangunan yang naik ke atas seperti di bawahnya kemudian ada kantor kecamatan atau gedung olahraga dan sebagainya akan segera dimulai di Jakarta dan mudah-mudahan di Jakarta Selatan ini ada dua atau tiga yang segera dibangun untuk itu,” kata Pramono pada Kamis (16/10/2025).
Menurutnya, saat ini proyek pembangunan hunian mixed-use tersebut sudah memasuki tahap tender dan akan diumumkan lebih lanjut setelah mencapai hasil final.
“Sekarang ini kan sudah mulai ditenderkan nanti kalau sudah final baru saya sampaikan,” pungkas Pramono.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id
































