Menuju konten utama

Pegawai Bea Cukai Gugur Saat Tugas, Menkeu Beri Penghargaan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menganugerahkan penghargaan Nagara Dana Ksatria Dharma kepada Aditya Waskita Jauhari.

Pegawai Bea Cukai Gugur Saat Tugas, Menkeu Beri Penghargaan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menganugerahkan penghargaan tertinggi Nagara Dana Ksatria Dharma kepada almarhum Aditya Waskita Jauhari yang gugur dalam bertugas sebagai Pelaksana Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Pekanbaru. Foto/Instragram @pajakriau
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menganugerahkan penghargaan tertinggi Nagara Dana Ksatria Dharma kepada almarhum Aditya Waskita Jauhari. Pelaksana Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Pekanbaru tersebut gugur saat menjalankan tugas negara di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton, Kabupaten Siak, pada Selasa (7/7/2026) dini hari.

Selain penghargaan kedinasan, Kementerian Keuangan kini tengah mempercepat proses kenaikan pangkat anumerta serta menjamin pemenuhan seluruh hak dan santunan bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami menyampaikan rasa hormat, simpati, dan doa yang tulus. Semoga keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (8/7/2026).

Purbaya pun memastikan seluruh hak kepegawaian serta hak-hak keluarga almarhum akan dipenuhi, mencakup pensiun, santunan, dan berbagai manfaat lain yang menjadi hak para ahli waris.

Atas nama pribadi dan segenap keluarga besar Kementerian Keuangan, Purbaya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Ia juga menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat akan pengabdian nyata para pegawai di seluruh Indonesia, bukan hanya di kantor pusat, melainkan juga di daerah, di kantor pelayanan, pos pengawasan, lapangan, dan titik-titik terdepan pelayanan negara.

Sebab, dalam menjalankan tugas, para pegawai kerap dihadapkan pada berbagai kendala, mulai dari cuaca buruk, jarak tempuh, risiko keselamatan, keterbatasan medan, hingga situasi yang tidak selalu mudah diprediksi.

"Banyak tugas yang tidak terlihat oleh publik, banyak pengorbanan yang tidak selalu terdengar, tetapi semua itu sangat berarti bagi negara ini. Tetaplah kuat, semangat, jaga keselamatan, dan jalankan tugas dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.

Purbaya juga menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan jasa almarhum Aditya. Ia mendoakan agar segala khilaf dan dosa almarhum diampuni, amal ibadah diterima, kubur dilapangkan, dan diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga artikel terkait PEGAWAI BEA CUKAI atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Siti Fatimah