tirto.id - Warga Kalisogo, RT 03/RW 06, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diletakkan di depan pintu gerbang rumah warga pada Senin (20/4/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Bayi perempuan berusia kurang 7 bulan itu pertama kali ditemukan dalam sebuah tas, dibungkus kain bedong.
Saat ditemukan, kondisi bayi disebut dalam keadaan sehat, meski diduga mengalami kekurangan gizi ringan.
“Ditemukan tadi pagi sekitar jam enam di depan pintu gerbang rumah warga. Bayinya di dalam tas, dibungkus kain,” ujar Kapolsek Nguter, Maryadi, saat dihubungi kontributor Tirto.
Bersama bayi tersebut, ditemukan pula secarik kertas berisi pesan yang diduga ditujukan kepada pemilik rumah. Kertas tersebut berisi pesan permintaan agar bayi tersebut dirawat.
“Ada tulisan ‘Mama Arum’ dan ‘Papa Bram’. Isinya kurang lebih meminta tolong agar bayinya dirawat, kasihan,” jelas Maryadi.
Maryadi mengatakan nama yang disebut dalam pesan tersebut adalah pemilik rumah tempat bayi itu diletakkan. Mereka adalah pasangan suami istri yang belum memiliki anak sehingga diduga bayi sengaja ditinggalkan di lokasi tersebut.
Saat ini, bayi telah dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Berdasarkan perkiraan awal, usia bayi sekitar satu minggu. Ini ditandai dengan kondisi tali pusar yang sudah kering dan terlepas.
“Untuk sementara dirawat di puskesmas karena perlu penanganan kesehatan,” tambah Maryadi.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pendataan terhadap perempuan yang melahirkan di wilayah tersebut selama April.
“Kami lakukan penyelidikan, termasuk memetakan siapa saja yang melahirkan bulan ini, bekerja sama dengan PLKB dan puskesmas,” jelas Maryadi.
Penulis: Romensy Augustino
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































