Menuju konten utama

Panduan Membeli Motor Bekas: Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Ini dia tips membeli motor bekas, serta hal apa saja yang perlu diperhatikan oleh pembeli. Simak panduan berikut ini.

Panduan Membeli Motor Bekas: Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Ilustrasi Motor Bekas. foto/IStockphoto

tirto.id - Memiliki kendaraan pribadi telah menjadi kebutuhan esensial bagi banyak orang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Terkadang, transportasi umum tidak mencukupi, dan memiliki kendaraan pribadi, khususnya motor, dapat menjadi solusi praktis.

Meskipun pembelian motor baru bisa menjadi pilihan, bagi beberapa orang dengan berbagai pertimbangan, motor bekas bisa menjadi alternatif yang baik.

Penting untuk memahami bahwa pembelian motor bekas memerlukan pertimbangan khusus, terutama terkait kondisi mesin dan fungsi komponen-komponen utama.

Keuntungan utama dari memilih motor bekas adalah harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan motor baru, membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi mereka dengan anggaran terbatas atau yang mencari nilai lebih.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli motor bekas, yang diambil dari sumber resmi seperti Suzuki dan Adira:

Tips Membeli Motor Bekas

1. Tentukan Jenis Motor yang Diinginkan

Penting untuk menentukan jenis motor yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda. Misalnya, jika digunakan untuk perjalanan jarak jauh, motor dengan kapasitas silinder besar mungkin lebih sesuai.

2. Kenali Harga Pasaran Motor Saat Ini

Mengetahui harga pasar motor baru dan bekas saat ini dapat membantu Anda menilai apakah tawaran yang diberikan sesuai dengan nilai kendaraan. Hal ini juga dapat mencegah Anda terjebak dalam penawaran yang tidak realistis.

3. Hindari Terburu-Buru dalam Pembayaran

Tidak disarankan untuk memberikan uang muka secara langsung tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Terutama jika pembelian dilakukan secara online, perlu kehati-hatian ekstra terkait transfer uang muka.

4. Periksa Surat Kendaraan

Pastikan untuk memeriksa kelengkapan surat kendaraan, termasuk STNK dan BPKB. Hal ini dapat memberikan informasi mengenai sejarah kepemilikan kendaraan dan mencegah pembelian kendaraan ilegal.

5. Cocokkan Nomor Rangka dan Mesin

Lakukan pengecekan terhadap nomor rangka dan mesin, memastikan kesesuaian dengan dokumen kendaraan. Ketidaksesuaian dapat menjadi indikasi masalah, dan pembeli sebaiknya waspada terhadap kemungkinan kendaraan hasil kejahatan.

6. Pemeriksaan Keadaan Bodi Motor

Lakukan pemeriksaan fisik terhadap bodi motor, mencari tanda-tanda kerusakan atau perbaikan yang tidak wajar. Ajak orang yang berpengetahuan tentang motor untuk mendapatkan pandangan tambahan.

7. Pemeriksaan Kondisi Oli

Pemeriksaan kondisi oli dapat memberikan gambaran mengenai kesehatan mesin. Oli yang bersih dan sesuai dengan kapasitas yang disarankan adalah indikator kinerja mesin yang baik.

8. Pengecekan Fungsi Speedometer

Pastikan bahwa speedometer dan indikator lainnya berfungsi dengan baik, karena ini mempengaruhi kinerja keseluruhan motor.

9. Konsultasikan dengan Mekanik Ahli

Jika Anda meragukan kondisi motor, konsultasikan dengan mekanik yang dipercayai untuk mendapatkan pandangan profesional.

10. Berunding dengan Bijak

Saat bernegosiasi harga, pertimbangkan kondisi motor dan bandingkan dengan harga pasar. Tetap realistis dalam menawar agar dapat mencapai kesepakatan yang adil.

11. Uji Mesin dengan Menyalakannya

Memastikan mesin menyala dan berfungsi dengan baik dapat memberikan gambaran tentang kondisi mesin secara keseluruhan.

12. Pilih Penjual yang Terpercaya

Pilihlah penjual motor bekas yang terpercaya dan jujur. Mendapatkan referensi dari teman atau kenalan yang berpengalaman dapat membantu menghindari penipuan.

Dengan memperhatikan tips-tips ini, diharapkan pembeli dapat membuat keputusan yang bijak saat membeli motor bekas, memastikan kepuasan dan keamanan dalam kepemilikan kendaraan bermotor.

Baca juga artikel terkait MOTOR atau tulisan lainnya dari Yandri Daniel Damaledo

tirto.id - Otomotif
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Iswara N Raditya