tirto.id - Pada 2007, ada sebuah road movie garapan Riri Riza (sutradara) dan Mira Lesmana (produser). Berjudul 3 Hari Untuk Selamanya, naskah film ini ditulis oleh Sinar Ayu Massie, serta dibintangi oleh Nicholas Saputra dan Adinia Wirasti.
Film yang awalnya digarap dengan intesi untuk "lepas" dari menggarap Gie yang berbobot berat, ternyata malah menjadi salah satu film berpengaruh dalam lanskap sinema Indonesia. Ia dianggap sebagai salah satu film dengan representasi anak muda Indonesia yang sedang akan memasuki fase baru dalam hidup: kedewasaan dengan segala tanggung jawab dan dinamikanya.
Tak hanya itu, 3 Hari Untuk Selamanya juga kerap digambarkan sebagai film yang menggembarkan generasi muda pasca reformasi: penuh euforia kebebasan tapi masih sedikit kikuk dengan berbagai gelombang perubahan yang terjadi amat cepat.
Menariknya, selain film yang mendapat apresiasi baik, 3 Hari Untuk Selamanya juga turut melambungkan nama band Float yang menjadi pengisi musik latarnya. Di album ini, lahir lagu-lagu masyhur seperti "3 Hari Untuk Selamanya", "Pulang", sampai "Sementara. Kini, 19 tahun semenjak film dan OST-nya dirilis, label musik demajor akan merilis ulang album musik ini dalam format piringan hitam.
Menurut David Tarigan, A&R demajors, 3 Hari Untuk Selamanya masuk ke dalam gelombang film-film era 2000-2010 yang punya OST berkarakter. Hal ini diungkapkan Tarigan dalam acara konferensi pers yang dihelat di demajors HQ, Selasa (23/6).
"Mungkin di tahun 2007 ini soundtrack terbaik di Indonesia dan mungkin bisa dibilang sampai sekarang.Jadi di tahun 2000-an itu ini bisa dibilang salah satu album yang aman sangat penting sebenernya," ujar Tarigan.
Tarigan benar adanya. OST film ini memang terus mendapatkan regenerasi pendengar. Tarigan mengaku demajors sering mendapat kiriman pesan dari para fans: kapan Float tampil di Synchronize Fest. Dari sana Tarigan tertarik untuk merilis ulang album monumental ini dalam format yang sedang digandrungi.
"Jadi kami kontak Miles Film, dan mereka bilang, ya harus ada tiga pihak, yaitu Float. Ya, mudah-mudahan lancar semuanya," tambahnya.
Sementara itu, Mira mengatakan pihak Miles Film dan juga Float mengatakan mereka amat girang menyambut perilisan OST dalam bentuk piringan hitam ini.
"Karena biar bagaimanapun, buat kami, 3 Hari untuk Selamanya punya kenangan yang luar biasa.Sampai sekarang, cerita-cerita bagaimana kami bersama dengan Float dalam proses penciptaannya, sampai ketika kami promo bareng, juga road trip, itu punya cerita yang sangat indah," ujar Mira.
Sedangkan Meng, mengaku para personel terkini Float, juga mantan personelnya, semua sama-sama gembira menyambut kabar ini. Sebagai informasi, ketika menggarap musik latar untuk 3 Hari untuk Selamanya, Float beranggotakan Meng (vokalis, gitaris), W. Benyamin "Bontel" (gitaris), dan Reymond Agus Saputra (bassist).
"Semua yang pernah ada di perjalanan sejarahnya Float, semuanya excited. Karena momen itu berarti banget buat kami semua. Dan untuk dirayakan dalam rilisan vinyl, itu bonus yang penting banget buat kita semua," kata Meng.
Album vinyl Music For 3 Hari Untuk Selamanya mulai bisa dipesan dalam kurun pre-order mulai tanggal 26 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026. []
Editor: Nuran Wibisono
Masuk tirto.id

































