Menuju konten utama

Ombudsman RI Apresiasi Kualitas Layanan Publik Kemensos

Ombudsman RI mengapresiasi langkah Kemensos yang sudah menindaklanjuti berbagai saran dan masukan lembaga itu terkait perbaikan kualitas layanan publik.

Ombudsman RI Apresiasi Kualitas Layanan Publik Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima kunjungan anggota Ombudsman Republik Indonesia Maneger Nasution dalam agenda temu dengar di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (5/5/2026). Pertemuan membahas tindak lanjut rekomendasi Ombudsman serta penguatan sinergi pengawasan pelayanan publik, termasuk Program Strategis Nasional Sekolah Rakyat. FOTO/dok.Kemensos.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kualitas layanan publik Kementerian Sosial (Kemensos) mendapatkan penilaian positif dari Ombudsman Republik Indonesia. Anggota Ombudsman RI, Maneger Nasution, menyatakan seluruh saran perbaikan dari lembaganya telah ditindaklanjuti dengan baik oleh Kemensos.

"Kami menyampaikan selamat buat Gus Menteri dan jajaran, yang dalam penilaian kita lima tahun terakhir, [Kemensos jadi] salah satu K/L yang kita anggap sangat proaktif dan semua rekomendasi Ombudsman, terutama tindakan-tindakan rekomendasi kita untuk melakukan perbaikan, relatif kementerian ini terdepan dalam pandangan kita," kata Maneger.

Ia menyampaikan hal itu kepada Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), saat pertemuan membahas peningkatan kualitas pelayanan publik di kantor Kemensos, Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini dihadiri pula oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, serta Plt Inspektur Jenderal Kemensos Dody Sukmono.

Perwakilan Ombudsman RI menyambangi kantor Kemensos untuk membahas implementasi berbagai saran dan masukan lembaga itu, terutama yang terkait dengan penyelenggaraan program Sekolah Rakyat.

Dalam penilaian Ombudsman RI tahun 2025, Kemensos memperoleh nilai 87,27 dengan kategori kualitas pelayanan “Baik” dan opini kualitas tinggi. Menurut Maneger, nilai tersebut merupakan capaian yang positif.

"Ini kalau kita di kampus, 87, dua tingkat di bawah kepatuhan. Jadi mempertahankan, apalagi beliau [Gus Ipul] tadi komitmennya untuk menaikkan itu. Itu saya kira luar biasa," kata dia.

Sementara itu, Gus Ipul menyambut positif penilaian Ombudsman terhadap kinerja layanan publik Kemensos. Ia memastikan, semua rekomendasi Ombudsman telah dijalankan guna meningkatkan kualitas pelayanan Kemensos kepada masyarakat.

"Setiap rekomendasi dari Ombudsman kita tindaklanjuti dalam bentuk pembuatan regulasi atau merevisi regulasi, aturan-aturan yang ada di lingkungan Kementerian Sosial untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. Yang kedua, untuk melakukan pencegahan adanya penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, atau juga termasuk di dalamnya adalah pencegahan korupsi," jelasnya.

Gus Ipul menilai implementasi berbagai rekomendasi dari Ombudsman membuat kinerja pelayanan Kemensos terus mengalami perbaikan. "Belum sempurna, tapi terus meningkat," kata dia.

Ia menambahkan, setidaknya ada tujuh saran perbaikan utama dari Ombudsman RI terkait penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang sudah dilaksanakan oleh Kemensos.

Di antara rekomendasi Ombudsman terkait dengan penguatan dasar hukum, standardisasi pelayanan, penguatan kelembagaan, pengembangan sistem monitoring berbasis Learning Management System (LMS), serta Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Ini saran dan perbaikan Ombudsman tahun lalu yang kita sudah kerjakan. Ada tujuh poin. Semuanya kita tindak lanjuti. Meskipun belum semuanya, 100 persen, tapi sudah kita tindaklanjuti," ujar Gus Ipul.

Kemensos dan Ombudsman Akan Buat MoU

Ombudsman RI dan Kemensos berencana terus memperkuat kerja sama. Upaya tersebut salah satunya akan diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

"Kami tadi bersepakat untuk menindaklanjuti program ini, dan dalam waktu dekat, kita [Ombudsman] akan buat MoU dengan Kementerian Sosial. Dan Alhamdulillah selama ini meski belum ada, seperti yang sampaikan oleh Pak Menteri tadi, belum ada MoU, tapi kita sudah bekerja luar biasa, kerja sama yang sangat positif," ujar Maneger.

Adapun Gus Ipul berharap sinergi itu dapat memperkuat sistem pelayanan sosial pada masa mendatang. "Ke depan kerja sama ini akan kami tindak lanjuti dengan membuat MoU dan sekaligus membuat roadmap ke depan bagaimana pelayanan di lingkungan Kementerian Sosial dan juga tentu dengan daerah bisa seiring sejalan," ujar dia.

MoU Kemensos dengan Ombudsman RI itu dibentuk untuk memudahkan kerja sama kedua instansi dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam penanganan laporan masyarakat.

Penguatan sinergi keduanya juga diharapkan memperkuat pengawasan terhadap Sekolah Rakyat sebagai Program Strategis Nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis