tirto.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) resmi merilis jadwal dan teknis pelaksanaan program mudik gratis Lebaran 2026, pada Senin (2/2/2026).
Pendaftaran mudik gratis Lebaran ini dibuka bertahap dengan target utama pekerja sektor informal dan masyarakat berpenghasilan rendah, demikian informasi dari akun Instagram Dinas Perhubungan Jateng.
Jelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah yang diprediksi jatuh pada pertengahan Maret 2026, program mudik gratis Jateng jadi angin segar bagi para perantau asal Jawa Tengah di wilayah Jabodetabek.
Program ini merupakan kelanjutan dari rangkaian koordinasi yang sudah dilakukan sejak awal tahun.
Pada 7 Januari 2026, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memimpin rapat koordinasi di Grhadika Bhakti Praja untuk memastikan kesiapan armada.
Sumarno menekankan, fokus utama pemerintah yakni meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.
“Yang kita lakukan ini adalah untuk memudahkan saudara-saudara kita, agar bisa mudik dengan aman dan selamat. Berbagai permasalahan di tahun-tahun sebelumnya, tentu menjadi bahan evaluasi untuk kita perbaiki di tahun 2026,” ujar Sumarno, dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng.
Jadwal Pendaftaran: Bus dan Kereta Api
Berdasar informasi yang dirilis, jadwal pendaftaran dibagi berdasar moda transportasi:
- Pendaftaran Armada Bus:
Dibuka mulai 12 Februari 2026 pukul 09.00 WIB.
- Pendaftaran Moda Kereta Api:
Dibuka mulai 18 Februari 2026 pukul 09.00 WIB.
Syarat dan Kriteria Penerima Manfaat
Tidak semua perantau bisa mengakses program ini. Pemprov Jateng menetapkan kriteria ketat guna memastikan bantuan tepat sasaran. Syarat utama mudik gratis Jateng 2026 mencakup:
- Diutamakan bagi warga ber-KTP Jawa Tengah atau lahir di Jawa Tengah.
- Pendaftaran bisa dilakukan secara individu atau kelompok (maksimal 4 orang dalam satu kartu keluarga/kelompok).
- Target utama adalah pekerja di sektor informal atau masyarakat dengan penghasilan bulanan maksimal setingkat UMR.
- Pelajar atau mahasiswa tidak mampu melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kampus.
- Penyandang disabilitas dan lansia dengan usia minimal 60 tahun.
- Khusus calon pemudik kereta api, wajib melakukan perekaman pemindaian wajah (face recognition) di stasiun sebelum keberangkatan sebagai syarat check-in.
Syarat Dokumen Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026
Untuk memperlancar proses verifikasi, calon peserta wajib mengunggah dokumen dalam format JPG atau PDF dengan ukuran maksimal 5MB per file:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Identitas Anak (KIA).
- Kartu Keluarga (KK) bagi pendaftar kelompok.
- Bukti pekerjaan yang sah, seperti foto di lokasi kerja, foto kartu pengenal/ID Card, atau tangkapan layar akun ojek online bagi pengemudi transportasi daring.
Cara Daftar Mudik Gratis 2026
Guna mempermudah akses bagi para calon pendaftar, Pemprov Jateng menyediakan dua kanal digital utama dan satu jalur luring.
Masyarakat bisa daftar mudik gratis Jateng 2026 secara daring via situs resmi PEDA MATENG di alamat pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id, atau memanfaatkan Aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) di platform Playstore maupun Appstore.
Selain jalur dua digital tersebut, tersedia pula opsi pendaftaran langsung khusus bagi penyandang disabilitas dan lansia berusia 60 tahun ke atas.
Caranya yakni dengan mendatangi Kantor Badan Penghubung Jateng yang berlokasi di Jl. Darmawangsa VIII No. 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Jadwal dan Titik Keberangkatan
Armada mudik gratis ini dijadwalkan berangkat beberapa hari sebelum puncak lebaran untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas:
- Armada Bus:
Berangkat pada 16 Maret 2026 dari Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jakarta Timur.
- Moda Kereta Api:
Berangkat pada 17 Maret 2026 melalui Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id
































