tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku belum mencari pengisi jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang ditinggalkan Anggito Abimanyu.
Diketahui, Anggito hari ini resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Purbaya menyatakan struktur kepemimpinan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk sementara akan dipertahankan dengan dua wakil menteri, untuk mengefisienkan anggaran.
“Kelihatannya akan seperti ini terus, dua wamen cukup. Irit gaji juga," canda Purbaya di Kompleks Istana Negara, Rabu (8/10/2025).
Purbaya pun mengatakan bahwa untuk sementara akan mengambil alih langsung tugas penerimaan negara, meliputi pajak dan bea cukai, yang sebelumnya menjadi tanggung jawab Anggito.
Langkah ini diambil guna memastikan efektivitas kerja tanpa penambahan struktur birokrasi.
“Untuk sementara saya pegang dua duanya: pajak sama bea cukai,” ucapnya.
Pelantikan Anggito Abimanyu sebagai Ketua LPS periode 2025–2030 berlangsung di Istana Negara berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 111/P/2025.
Purbaya menegaskan bahwa jabatan di LPS tidak boleh dirangkap karena lembaga tersebut memiliki peran strategis dan cakupan mandat yang luas.
"Dia enggak wamen lagi, dia ketua LPS sekarang. LPS kan gede, jadi jangan dirangkap," tegas Purbaya.
Ia menjelaskan, untuk memudahkan koordinasi dirinya lebih memilih mengambil tugas yang ditinggal Anggito, dibandingkan harus membiarkan jabatan Wamen disambi oleh orang yang sama dengan pekerjaan lain.
"Ada yang nanya saya, saya bilang saya saja (ambil tugas Anggito). Daripada saya pusing jadi two step, mendingan langsung aja," tambahnya.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id




































