Menuju konten utama

Mahfud MD: Rahayu Saraswati Korban Badai Politik yang Hujam DPR

Mahfud MD menilai Rahayu Saraswati, sosok legislator yang berkualitas dan profesional.

Mahfud MD: Rahayu Saraswati Korban Badai Politik yang Hujam DPR
Menkopolhukam Mahfud MD memberi sambutan pada acara seminar nasional tentang H.B. Jassin di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Rabu (23/2/2022). ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam

tirto.id - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, menyebutkan Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, korban badai politik yang menghujam DPR, beberapa waktu terakhir. Hal itu disampaikan Mahfud menyusul pengunduran diri keponakan Presiden Prabowo Subianto itu, dari anggota DPR RI.

“Karena terjadi badai politik yang menerjang (menghujam) DPR, Saraswati ikut menjadi korban,” kata Mahfud dalam unggahannya di media sosial X @mohmahfudmd pada Jumat (12/9/2025).

Mahfud menilai Saraswati, sosok legislator yang berkualitas dan profesional. Saraswati, kata dia, dikenal sebagai orang yang memahami tugas pokok fungsi dalam jabatan yang diembannya.

“Sebenarnya Saraswati itu berkualitas dan profesional sebagai anggota DPR. Saya pernah bertemu dengannya di Malang. Saras cerdas, tahu tupoksi, dan correct,” tutur Mahfud.

Sebelumnya, Rahayu Saraswati menyatakan pengunduran dirinya dari kursi anggota DPR RI periode 2024-2029. Keputusan ini ia sampaikan melalui sebuah video pernyataan yang diunggah melalui akun Instagramnya @rahayusaraswati pada Rabu (10/9/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

Rahayu mengatakan pengunduran dirinya ini menyusul kontroversi yang muncul dari cuplikan wawancaranya yang kembali viral menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 RI. Potongan wawancara berdurasi sekitar dua menit itu menurutnya diambil tanpa konteks dan menyakiti perasaan masyarakat, khususnya kalangan anak muda yang sedang berjuang membangun usaha.

"Walaupun niat saya sebenarnya ingin mendorong entrepreneurship, terutama di zaman transformasi digital yang membuka peluang seluas-luasnya di dunia ekonomi kreatif, saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup," katanya.

Sementara itu, Fraksi Gerindra DPR RI menghormati pilihan Saraswati yang memutuskan mundur. Sekretaris Fraksi Gerindra DPR, Bambang Haryadi, mengatakan Fraksi Gerindra akan memproses pengunduran diri Saras. Saras juga akan dinonaktifkan dari DPR setelah mengumumkan pengunduran dirinya ke publik.

“Sementara menunggu proses, maka Saudari Saras akan dinonaktifkan dari DPR,” kata Bambang dalam keterangan tertulis, Rabu (10/9/2025).

Baca juga artikel terkait FRAKSI GERINDRA atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama