Menuju konten utama

Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Peserta Jadi 150 Ribu Orang

Program Magang Nasional 2026 akan dimulai secara bertahap, dengan batch pertama ditargetkan mulai berjalan pada Juli 2026.

Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Peserta Jadi 150 Ribu Orang
Menaker Yassierli Yassierli saat membuka Talent & Innovation Hub Activation Series bertema From Talent to Market di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/5/2026). (FOTO/dok.Kemnaker)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bakal meluncurkan program Magang Nasional 2026 dengan target peserta mencapai 150 ribu orang. Jumlah tersebut meningkat dibanding program Magang Nasional 2025, yakni 100 ribu peserta.

Menaker Yassierli mengatakan, pemerintah menyiapkan pelaksanaan program magang itu usai menggelar rapat bersama Kementerian Koordinator Perekonomain, Kementerian Keuangan, dan instansi lain.

“Alhamdulillah, tadi juga saya umumkan, kita sudah rapat di kantor Kemenko dengan Menteri Keuangan, dengan Deputi Mensesneg, alhamdulillah, arahan Bapak Presiden, untuk tahun 2026, kita sudah bisa siapkan pelaksanaan magang untuk sebanyak 150.000 orang,” ujar Yassierli di kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (26/5/2026)

Ia menyatakan, program Magang Nasional 2026 akan dimulai secara bertahap. Batch pertama ditargetkan mulai berjalan pada Juli 2026 dengan kuota awal sebanyak 50 ribu peserta.

Menurut Yassierli, proses pelaksanaan program dimulai dari pembukaan lowongan oleh perusahaan, dilanjutkan verifikasi lowongan oleh pemerintah. Setelah itu, peserta dapat memilih perusahaan magang sebelum mengikuti proses seleksi administratif.

“InsyaAllah, Juli kita bisa jalan untuk batch pertama angkatan kedua kita, 2026, dengan target 50.000 orang dulu, insyaallah,” ucap dia.

“Semoga ini menjadi satu kabar baik buat para fresh graduate lulusan satu tahun terakhir. Ini nanti kita akan buka lagi batch kedua, batch ketiga, dengan total nanti 150.000 orang,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Yassierli juga memaparkan capaian program Magang Nasional 2025. Total peserta yang telah menyelesaikan program sebelumnya disebut mencapai 78 ribu orang.

Selain itu, hasil evaluasi batch pertama menunjukkan tingkat kepuasan peserta mencapai 85 persen untuk kategori puas dan sangat puas. Sedangkan, peserta yang merasa kurang puas dan tidak puas sekitar 0,7 persen.

Dari sisi perusahaan, Yassierli mengeklaim, sebanyak 81 persen perusahaan merasa puas dan sangat puas terhadap program magang batch pertama. Lalu, sekitar 35 persen peserta magang batch pertama ditawari bekerja di tempat mereka menjalani magang.

“Ini hasil baru batch satu dari sampel sekitar 14.000 orang, nanti batch kedua akan kita evaluasi,” kata dia.

Yassierli menambahkan, uang saku peserta Magang Nasional 2026 sepenuhnya ditanggung pemerintah. Nilai uang saku ditentukan berdasar upah minimum provinsi (UMP) untuk mereka yang magang di kawasan DKI Jakarta, dan upah minimum kabupaten/kota untuk mereka yang magang di luar kawasan Ibu Kota.

“InsyaAllah ini 100 persen uang saku dari pemerintah,” tutur dia.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana