Menuju konten utama

LPS Catat Uang Simpanan Nasabah di Bank Tembus Rp7.038 Triliun

Pertumbuhan tertinggi terjadi pada kategori dengan saldo rekening di atas Rp5 miliar.

LPS Catat Uang Simpanan Nasabah di Bank Tembus Rp7.038 Triliun
Pegawai Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Meulaboh menunjukan uang pecahan kecil di Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Rabu (28/4/2021). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/wsj.

tirto.id - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat simpanan uang nasabah di bank per Juli 2021 mencapai Rp7.038 triliun. Angka ini naik sekitar Rp650 triliun atau setara 10,18% secara tahunan dari Rp6.388 triliun simpanan uang nasabah per Juli 2020.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, naiknya jumlah uang nasabah yang terparkir di bank juga bersamaan dengan kenaikan jumlah rekening simpanan nasabah per Juli 2021 sebesar 12,6% atau setara 40.251.228 rekening secara tahunan atau menjadi 359.949.911 rekening.

Data ini berdasarkan pada distribusi simpanan per Juli 2021 pada 107 bank yang terdiri dari 95 bank umum konvensional dan 12 bank umum syariah.

Kenaikan ini cukup signifikan bila dibandingkan dengan posisi Juli tahun lalu yang berada pada posisi 319.698.683 rekening. Dari sisi nominal, simpanan nasabah naik sekitar Rp650 triliun atau setara 10,18% secara tahunan dari Rp6.388 triliun per Juli 2020 menjadi Rp7.038 triliun per Juli 2021.

“Distribusi kenaikan simpanan nasabah secara tahunan terpantau cukup merata. Per Juli 2021, semua kategori simpanan mengalami pertumbuhan positif. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada kategori dengan saldo rekening di atas Rp5 miliar. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada industri perbankan nasional,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Jumat (3/9/2021).

Ia menjelaskan, pada Juli 2021 secara tahunan nominal simpanan pada umumnya memang mengalami kenaikan, namun secara bulanan malah terjadi penurunan nominal simpanan dengan tiering diatas Rp2 miliar yakni sebesar -0,1% setara dengan Rp3,83 triliun.

“Artinya, dana pada kategori tersebut yang mayoritas merupakan dana milik korporasi mulai terdistribusi merata. Hal ini mengindikasikan bahwa pemulihan ekonomi nasional tengah bergerak ke arah yang lebih baik, terlihat dari dunia usaha yang mulai bersiap untuk kembali melakukan ekspansi,” ujarnya.

Baca juga artikel terkait LPS atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Bayu Septianto