Menuju konten utama

Lansia di Riau Tewas usai Dirampok, Polisi Buru Pelaku

Polisi mengaku telah memeriksa empat saksi dan menyatakan terduga pelaku perampokan masih keluarga korban berdasarkan hasil pemeriksaan.

Lansia di Riau Tewas usai Dirampok, Polisi Buru Pelaku
Ilustrasi perampokan. Getty Images/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seorang perempuan lansia bernama Dumaris Boru Sitio (60) meninggal dunia usai menjadi korban perampokan di rumahnya. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (29/4/2026), saat korban seorang diri di rumahnya.

Kabid Humas Polda Riau ,Kombes Zahwani Prandra Arsyad, menerangkan, awalnya suami korban mengajak pergi pukul 08.00 WIB. Kemudian, korban menolak dan lebih memilih berada di rumah.

"Saat kembali sekitar pukul 11.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Rumbai dan ditindaklanjuti oleh Polresta Pekanbaru dengan dukungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau," ucap Pandra dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Pandra, tim penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutkan. Langkah ini dilakukan tim Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru untuk memperkuat pembuktian dan memperjelas rangkaian peristiwa yang menimpa korban Dumaris.

"Ini adalah olah TKP lanjutan untuk mengungkap secara terang peristiwa dugaan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar Pandra.

Dia menambahkan, penyidik telah memeriksa sedikitnya empat orang saksi. Penyidik juga mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di rumah korban sejak 9 April 2026, setelah sebelumnya terjadi dugaan percobaan pembobolan kamar pada 8 April.

"Dari hasil pendalaman dan analisis CCTV, penyidik sudah mengarah pada satu orang yang patut diduga sebagai pelaku. Namun kami masih membutuhkan alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka," tutur Pandra.

Terduga pelaku, kata Pandra, diketahui memiliki hubungan keluarga dengan korban, yakni seorang perempuan berinisial AF. Sampai saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan.

Pandra mengakui, rekaman CCTV juga memperlihatkan seorang pria yang diduga melakukan kekerasan terhadap korban menggunakan balok kayu. Namun, identitas pria tersebut masih dalam penyelidikan.

"Pelaku juga diduga merusak kamera pengawas di dalam rumah saat kejadian. Selain menghilangkan nyawa korban, pelaku juga diduga membawa kabur sejumlah barang berharga, seperti perhiasan, paspor, uang tunai dalam mata uang asing, telepon genggam, dan cincin pernikahan milik suami korban," ungkap dia.

Pandra menambahkan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban meninggal dunia akibat luka benda tumpul pada bagian kepala. Pengejaran pelaku dipastikan tengah dilakukan dan ia memastikan kasus ini terungkap secara tuntas.

Baca juga artikel terkait PERAMPOKAN atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher