Menuju konten utama

Laba Telkom Kuartal I 2019 Tumbuh 27,36 Persen

Telkom mampu mengumpulkan pendapatan senilai Rp69,35 triliun di Kuartal 1 2019 atau tumbuh 7,7 persen dibanding capaian periode sama 2018 senilai Rp64,37 triliun.

Laba Telkom Kuartal I 2019 Tumbuh 27,36 Persen
Pekerja melakukan penggantian antena pada menara BTS Telkomsel di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (17/11/2017). ANTARA FOTO/R. Rekotomo
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan kinerja memuaskan sepanjang Kuartal I 2019.

Melansir laporan keuangan perseroan dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI), TLKM mampu mengumpulkan pendapatan senilai Rp69,35 triliun. Angka itu tumbuh 7,7 persen dibanding capaian periode yang sama 2018 yang senilai Rp64,37 triliun.

Pendapatan paling tinggi disumbang oleh segmen mobile yang mencapai Rp45,1 triliun atau setara 65 persen dari keseluruhan pendapatan.

Pendapatan segmen mobile mengalami peningkatan sebesar Rp2,37 triliun setara 5,54 persen dibanding 2018 yang sebesar Rp42,73 triliun.

Sumbangan pendapatan terbesar kedua diperoleh dari segmen enterprise yang sebesar Rp21,87 triliun. Segmen ini mengalami kenaikan sebesar 6,94 persen dibanding periode yang sama tahun 2018 yang senilai Rp20,45 triliun.

Menyimak lebih jauh pendapatan TLKM, pendapatan interkoneksi perseroan tumbuh 39,65 persen. Sepanjang enam bulan pertama 2019, TLKM mampu mengumpulkan Rp3,3 triliun dari pendapatan interkoneksi, naik dibanding 2018 yang senilai Rp2,36 triliun.

Selain itu, pendapatan dari data, internet, serta jasa teknologi informatika yang sanggup dikumpulkan perseroan juga mengalami kenaikan menjadi Rp44,23 triliun. Angka itu tumbuh 17,6 persen dibanding 2018 yang senilai Rp37,61 triliun.

Pendapatan lain TLKM yang juga moncer adalah pendapatan jaringan yang senilai Rp938 triliun. Jauh melebihi capaian 2018 lalu yang hanya senilai Rp654 miliar. Pendapatan dari jaringan mengalami kenaikan yang signifikan, sebesar lebih dari 43 persen selama enam bulan ini.

Pendapatan perseroan juga terdongkrak oleh pertumbuhan penghasilan lain-lain yang mengalami kenaikan sampai dengan 102,1 persen menjadi Rp976 miliar dari sebelumnya sebesar Rp483 miliar periode 2018.

Kenaikan pendapatan juga disumbang oleh menurunnya beban karyawan yang harus dikeluarkan perseroan. 

Per Juni 2019, beban karyawan TLKM senilai Rp6,49 triliun atau turun 7,78 persen dibanding beban karyawan pada 2018 yang menacpai Rp7,035 triliun.

Sumbangan pendapatan juga didapat dari berkurangnya beban operasional, pemeliharaan serta jasa telekomunikasi TLKM. Per Juni 2019, beban operasi perusahaan menyusut sebesar 0,42 persen dibanding 2018 lalu.

Meski demikian, perseroan mengalami rugi atas selisih kurs yang cukup besar. Sampai dengan Juni 2019, TLKM mengalami kerugian kurs senilai Rp56 miliar. Angka ini susut jauh dibanding periode 2018 di mana perseroan sanggup mengempit laba dari selisih kurs mencapai Rp16 miliar.

Berbagai sumbangan pendapatan tersebut, membuat laba bersih periode berjalan yang dikumpulkan TLKM melambung 27,36 persen secara tahunan. Perseroan mampu mengempit laba periode berjalan senilai Rp11,08 triliun.

Padahal periode yang sama tahun 2018 kemarin, keuntungan yang berhasil dibukukan TLKM hanya sebesar Rp8,7 triliun.

Baca juga artikel terkait HARD NEWS atau tulisan lainnya dari Dea Chadiza Syafina

tirto.id - Bisnis
Reporter: Dea Chadiza Syafina
Penulis: Dea Chadiza Syafina
Editor: Zakki Amali