Menuju konten utama

Kronologi Mahasiswa UNRI Tewas Tenggelam di Waduk Kampus

Pihak kampus menyebutkan bahwa penyebab Daffa tenggelam karena diduga kakinya tersangkut akar di dasar waduk sehingga tidak bisa kunjung ke permukaan.

Kronologi Mahasiswa UNRI Tewas Tenggelam di Waduk Kampus
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang mahasiswa yang tenggelam di Waduk UNRI. Foto/Humas SAR Pekanbaru

tirto.id - Seorang mahasiswa Universitas Riau (UNRI), Daffa Putra Ramadhan, ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di Waduk UNRI, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (4/6/2026).

Wakil Rektor III UNRI, Hermandra, mengatakan Daffa yang merupakan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Program Studi Budidaya Perairan itu ditemukan sekitar pukul 02.32 WIB, Jumat (5/6/2026).

Hermandra menuturkan, awalnya korban datang ke waduk bersama kedua temannya untuk menembak ikan dan menyelam.

"Berdasarkan laporan sementara yang kami terima, korban datang bersama dua temannya ke Waduk UNRI pada kamis pagi sekitar pukul 19.30 WIB untuk menembak ikan dan menyelam," katanya.

Berdasarkan laporan, pengelola kolam sempat memperingatkan mereka agar menunggu dirinya sebelum turun ke waduk. "Namun saat ia tiba sekitar pukul delapan malam, mereka sudah berada di dalam waduk dan melakukan penyelaman," tambahnya.

Kemudian, salah satu temannya melaporkan ke pengelola bahwa Daffa tidak kunjung muncul ke permukaan air. Pengelola langsung menghubungi tim Damkar, SAR, serta petugas keamanan kampus untuk melakukan pencarian.

Sementara itu, Hermandra menyebutkan bahwa penyebab Daffa tenggelam karena diduga kakinya tersangkut akar di dasar waduk. "Diceritakan bahwa kakinya tersangkut di semak-semak. Di waduk itu memang banyak akar-akar," ungkapnya.

Di sisi lain, upaya evakuasi Daffa melibatkan Tim SAR Gabungan setelah beberapa jam melakukan penyisiran pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 02.10 WIB.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban setelah dilakukan Penyelaman dalam keadaan meninggal dunia di waduk pada koordinat 0°28'47"N - 101°23'01"E atau sekitar 43 meter dari lokasi perkiraan kejadian.

"Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Universitas Riau untuk penanganan lebih lanjut," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi.

Budi mengatakan operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup setelah korban ditemukan.

Baca juga artikel terkait KORBAN TENGGELAM atau tulisan lainnya dari Abdul Haris

tirto.id - Flash News
Kontributor: Abdul Haris
Penulis: Abdul Haris
Editor: Andrian Pratama Taher