tirto.id - Perseteruan antara mantan dosen UIN Malang, Muhammad Imam Muslimin, atau yang akrab disapa Yai Mim dengan tetangganya, Sahara masih terus bergulir. Bagaimana kronologi konflik antar tetangga yang viral di medsos ini?
Babak baru dalam konflik Yai Mim dan Sahara adalah adanya aksi saling lapor ke Polresta Malang dengan tuduhan adanya dugaan pencemaran nama baik.
Polresta Malang pun mengatakan akan segera memanggil kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan mereka.
Kronologi Kasus Yai Mim & Sahara Soal Lahan
Yai Mim bersama istrinya, Rosida datang ke podcast Denny Sumargo untuk menjelaskan kronologi perseteruannya dengan Sahara.
Menurut Yai Mim, semua berawal dari lahan di depan rumah mereka di Perumahan Joyo Grand, Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Yai Mim mengklaim jika tanah yang berada di depan rumahnya dengan Sahara adalah miliknya yang telah diwakafkan untuk jalan umum.
Yai Mim membersihkan lahan tersebut karena awalnya ditumbuhi oleh banyak ilalang. Biaya pembersihan lahan mencapai Rp12 juta, Yai meminta Sofyan, suami Sahara ikut berkontribusi dengan biaya Rp1 juta saja, namun Sofyan menolak dan hanya memberi Rp400 ribu saja.
Yai Mim tak mempermasalahkan hal itu. Setelah dibersihkan, Yai Mim mempersilakan Sofyan dan Sahara yang mempunyai usaha rental mobil untuk menggunakan lahan di depan rumahnya sebagai lahan parkir mobil-mobil mereka.
Beberapa kali Yai Mim sempat kesulitan untuk keluar atau masuk rumah karena mobil Sahara di parkir di depan rumahnya. Puncaknya, pada saat Yai Mim dan istrinya pulang dari Jakarta, ia tidak dapat masuk ke rumah karena terhalang mobil rental Sahara.
Mengalami kesulitan saat meminta Sahara memindahkan mobil tersebut, Sahara kemudian meminta Yai Mim memindahkan sendiri mobilnya. Saat memindahkan, Yai Mim mengklaim tidak sengaja menginjak gas terlalu dalam.
Akibatnya, Sahara terbangun dan keluar rumah dengan mengenakan baju yang minim dengan emosi mempertanyakan perilaku Yai Mim.
Masalah berikutnya adalah ketika anak Sahara main ke rumah Yai Mim saat istri Yai Mim sedang pergi haji. Sahara yang mengikuti anaknya tersebut mengunci rumah Yai Mim dengan alasan agar anaknya tidak keluar rumah dan main di sana saja.
Kemudian Sahara mendapati Yai Mim yang sedang mencuci baju di lantai atas hanya menggunakan celana boxer. Ia pun meneriaki Yai Mim dengan sebutan cabul.
Beberapa kali mereka bersitegang, dan Sahara rutin mengunggah video pertengkaran mereka di TikTok yang langsung viral.
Viralnya konflik itu membuat para mahasiswa enggan datang di kelas Yai Mim. Merasa tidak lagi diinginkan, Yai Mim kemudian mengundurkan diri sampai batas waktu yang tidak ditentukan dari UIN Malang.
Tak hanya itu, Yai Mim dan istrinya juga diusir oleh warga. Dalam surat pengusiran, Yai Mim dan istrinya dianggap oversharing di grup RT. Yai Mim juga dianggap mempunyai perilaku yang tidak pantas sebagai dosen karena mengumbar aurat dan minum minuman keras.
Yai Mim juga diduga melakukan penutupan akses jalan warga karena sempat membuat patok di depan rumahnya. Poin pengusiran berikutnya adalah Yai Mim dianggap telah memfitnah warga dan berseteru dengan pemilik rental.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id
































