Menuju konten utama

Kondisi Tapanuli: Kayu Gelondongan & Lumpur Kepung Rumah Warga

Kondisi terkini di Kabupaten Tapanuli Selatan, tumpukan kayu gelondongan dan lumpur ikut terbawa arus banjir.

Kondisi Tapanuli: Kayu Gelondongan & Lumpur Kepung Rumah Warga
Foto warga yang terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). BPBD Tapanuli Selatan mencatat hingga Sabtu (29/11) sebanyak 43 korban meninggal dunia di wilayahnya akibat banjir bandang pada Selasa (25/11). ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar
2025/12/03/antarafoto-korban-tewas-banjir-bandang-di-tapanuli-selatan-1764725702_7409.jpg
Seekor kucing berada di rumah warga yang terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Berdasarkan data dari BPBD Tapanuli Selatan Senin (1/12), sebanyak 50 orang meninggal dunia dan 46 orang belum ditemukan akibat bencana banjir bandang dan longsor pada Selasa (25/11) di wilayah Tapanuli Selatan.ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU
2025/12/03/antarafoto-pemakaman-jenazah-korban-longsor-di-tapanuli-selatan-1764725669_7416.jpg
Papan nama jenazah korban longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025). Berdasarkan data dari Desa Batu Godang sebanyak 16 orang meninggal dunia dan 6 orang belum ditemukan akibat bencana longsor pada Rabu (26/11). ANTARA FOTO/Yudi Manar/nz
2025/12/03/antarafoto-korban-tewas-banjir-bandang-di-tapanuli-selatan-1764725706_7410.jpg
Foto warga yang terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Berdasarkan data dari BPBD Tapanuli Selatan Senin (1/12), sebanyak 50 orang meninggal dunia dan 46 orang belum ditemukan akibat bencana banjir bandang dan longsor pada Selasa (25/11) di wilayah Tapanuli Selatan.ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU
2025/12/03/antarafoto-sampah-kayu-gelondongan-banjir-bandang-di-tapanuli-selatan-1764725677_7418.jpg
Petugas menggunakan alat berat membersihkan sampah kayu gelondongan pasca banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). Sampah kayu gelondongan tersebut menumpuk di pemukiman warga dan sungai pasca banjir bandang pada Selasa (25/11). ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar
2025/12/03/antarafoto-korban-longsor-22-orang-di-tapanuli-selatan-1764725672_7408.jpg
Kondisi rumah warga yang terdampak longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025). Berdasarkan data dari Desa Batu Godang sebanyak 16 orang meninggal dunia dan 6 orang belum ditemukan akibat bencana longsor pada Rabu (26/11). ANTARA FOTO/Yudi Manar/foc.
2025/12/03/antarafoto-korban-tewas-banjir-bandang-di-tapanuli-selatan-mencapai-43-orang-1764725685_7412.jpg
Kondisi rumah warga yang terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). BPBD Tapanuli Selatan mencatat hingga Sabtu (29/11) sebanyak 43 korban meninggal dunia di wilayahnya akibat banjir bandang pada Selasa (25/11). ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar
2025/12/03/antarafoto-dampak-banjir-bandang-di-tapanuli-selatan-1764725691_7420.jpg
Sejumlah kendaraan warga dipenuhi lumpur banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025). Banjir bandang yang terjadi pada Selasa (25/11/2025) di daerah tersebut mengakibatkan 32 orang meninggal dan sejumlah rumah warga rusak, jalan berlumpur, kendaraan rusak dan berdampak kepada 250 kepala keluarga. ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU
2025/12/03/antarafoto-akses-jalan-di-tapanuli-selatan-putus-akibat-banjir-bandang-1764727159_7423.jpg
Warga berjalan melintasi sungai dengan jembatan darurat di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). Warga terpaksa melintasi jembatan darurat dari batang kayu akibat jalan dan jembatan penghubung antara Kabupaten Tapanuli Selatan menuju Tapanuli Tengah-Sibolga serta Medan putus diterjang banjir bandang pada Selasa (29/11).ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar
2025/12/03/antarafoto-kerusakan-pascabanjir-bandang-di-tapanuli-selatan-1764725666-copy_7421.jpg
Foto udara kondisi rumah warga yang rusak akibat banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025). Bencana banjir bandang yang terjadi pada Selasa (25/11) lalu menyebabkan rumah warga rusak, kendaraan hancur, jalan dan jembatan putus.ANTARA FOTO/Yudi Manar/nz
2025/12/03/antarafoto-korban-tewas-banjir-bandang-di-tapanuli-selatan-mencapai-50-orang-1764725710_7414.jpg
Warga melintas di area rumah yang terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Berdasarkan data dari BPBD Tapanuli Selatan Senin (1/12) diwilayahnya sebanyak 50 orang meninggal dunia dan 46 orang belum ditemukan akibat bencana banjir bandang dan longsor pada Selasa (25/11).ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU
2025/12/03/antarafoto-dampak-banjir-bandang-di-tapanuli-selatan-1764727167_7424.jpg
Warga mendorong sepeda motor melintas di area banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025). Banjir bandang yang terjadi pada Selasa (25/11/2025) di daerah tersebut mengakibatkan 32 orang meninggal dan sejumlah rumah warga rusak, jalan berlumpur, kendaraan rusak dan berdampak kepada 250 kepala keluarga. ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU
2025/12/03/antarafoto-korban-tewas-banjir-bandang-di-tapanuli-selatan-mencapai-43-orang-1764727165_7422.jpg
Foto udara permukiman warga terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). BPBD Tapanuli Selatan mencatat hingga Sabtu (29/11) sebanyak 43 korban meninggal dunia di wilayahnya akibat banjir bandang pada Selasa (25/11). ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar
2025/12/03/antarafoto-sampah-kayu-gelondongan-banjir-bandang-di-tapanuli-selatan-1764725674_7417.jpg
Warga berjalan di atas sampah kayu gelondongan pasca banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). Sampah kayu gelondongan tersebut menumpuk di pemukiman warga dan sungai pasca banjir bandang pada Selasa (25/11). ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar

tirto.id - Banjir terjadi di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli, Sumatera Utara. Situasi terkini yang dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat empat wilayah yang masih terendam banjir dan tanah longsor.

Empat wilayah di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan, dilanda bencana banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem yang terjadi berturut-turut pada Senin (24/11) dan Selasa (25/11).

Situasi lebih parah terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan. Banjir dan tanah longsor ini menelan 744 korban jiwa, 551 orang masih hilang, dan memaksa 2.851 warga mengungsi, menurut data BNPB per Selasa (2/12/2025) malam.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bencana ini telah berdampak di 11 kecamatan yang meliputi Sipirok, Marancar, Batangtoru, Angkola Barat, Muara Batangtoru, Angkola Sangkunur, Angkola Selatan, Sayur Matinggi, Batang Angkola, Tanah Timbangan dan Angkola Muaratais.

Baca juga artikel terkait FOTO - TIRTO atau tulisan lainnya dari Qurrota Ayun

Oleh: Qurrota Ayun
Editor: Maya Saputri