Menuju konten utama

Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Tangerang

Kemensos mengirimkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di Kota Tangerang. Di daerah ini, banjir berdampak pada 2.565 warga.

Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Tangerang
Kemensos mendistribusikan bantuan logistik ke para korban banjir di Kota Tangerang, Banten, Rabu (13/8/2025). Bantuan diberikan ke masyarakat di tiga kelurahan, yakni Gebang Raya, Pasirjaya, dan Petir. FOTO/dok.Kemensos

tirto.id - Kementerian Sosial (Kemensos) segera merespons bencana banjir di Kota Tangerang, Banten, dengan mengirim bantuan logistik pada Rabu (13/8/2025). Bantuan itu disalurkan kepada warga di tiga lokasi banjir yang berada di Kelurahan Gebang Raya, Pasirjaya, dan Petir.

"Upaya yang telah dilakukan adalah asesmen dan pendataan warga terdampak banjir, serta pendistribusian bantuan," kata Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, melalui keterangan resminya pada Kamis (14/8/2025).

Menurut Gus Ipul, Kemensos telah mengirim bantuan logistik berupa makanan siap saji, mie instan, dan air mineral. Untuk penyaluran bantuan tersebut, Kemensos berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Tangerang.

Banjir di Kota Tangerang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa sore (12/8/2025) memicu luapan aliran Sungai Ledug. Dampaknya, kawasan permukiman warga terendam banjir setinggi 20-80 sentimeter.

Melanda wilayah tiga kelurahan dari kecamatan berbeda di Kota Tangerang, banjir itu berdampak pada 2.565 warga. Detailnya: sebanyak 1.385 jiwa di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk; 380 jiwa di Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Jatiuwung; serta 554 jiwa di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh.

Sesuai dengan laporan terbaru yang diterima oleh Gus Ipul, ketinggian air banjir di wilayah-wilayah tersebut sudah surut pada hari ini. Warga yang terdampak banjir juga sudah mulai beraktivitas normal sejak Rabu malam kemarin.

"Masyarakat yang awalnya mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan material banjir yang ada," ujar Gus Ipul.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis