tirto.id - Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial senilai Rp544 miliar di Provinsi Sulawesi Selatan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (25/6/2026).
Penyaluran bantuan meliputi alokasi bufferstock logistik kebencanaan kepada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, program pemberdayaan sosial ekonomi, serta dukungan bagi Kampung Siaga Bencana (KSB), Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan Lumbung Sosial (Lumsos) di Kota Makassar.
Selain itu, Kemensos juga menyalurkan bantuan melalui Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk alokasi April hingga Juni 2026 di wilayah Sulawesi Selatan.
Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) turut disalurkan melalui Sentra Wirajaya di Makassar, Sentra Gau Mabaji di Gowa, dan Sentra Pangurangi di Takalar.
Selain penyaluran bantuan, kunjungan kerja tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap berbagai program kesejahteraan sosial yang dijalankan pemerintah.
Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI, Erwin Aksa, mengatakan pengawasan diperlukan untuk memastikan seluruh bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kunjungan spesifik ini bertujuan memastikan fungsi pengawasan DPR RI berjalan optimal di lapangan untuk memantau seluruh klaster bantuan sosial agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dibahas percepatan pemutakhiran data kemiskinan serta penguatan peran sentra rehabilitasi sosial milik Kementerian Sosial agar semakin responsif terhadap kebutuhan sosial, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program sosial yang dinilai membantu menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Terima kasih atas perhatian besar dari Pemerintah Pusat. Kami berkomitmen memastikan koordinasi di lapangan berjalan baik agar pemanfaatan bantuan seperti PKH, Program Sembako, hingga ATENSI dapat dirasakan secara maksimal,” katanya.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Komisi VIII DPR RI, di antaranya Selly Andriany Gantina, Ina Ammania, Atalia Praratya, Wardatul Asriah, dan Dini Rahmania.
Hadir pula Sekretaris Direktorat Jenderal Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Beni Sujanto, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak, Mas Kahono Agung Suhartoyo, serta jajaran terkait lainnya.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id

































