tirto.id - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengatakan kementeriannya akan membangun dapur berstandar program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Rakyat. Dapur itu akan menunjang kebutuhan makan dan minum para siswa di Sekolah Rakyat.
Dapur itu dibangun untuk memenuhi kebutuhan makan pagi, siang, dan malam para siswa Sekolah Rakyat. Estimasinya, dapur tersebut akan memproduksi hingga 3.000 porsi per hari.
“Nanti, kalau sudah kapasitas penuh seribu [siswa], itu kan berarti makannya tiga ribu [porsi] juga. Jadi, pagi, siang, malam, itu kan 3 ribu [porsi] lah. Nanti, dapurnya menyesuaikan standarnya MBG,” ujar Gus Ipul seusai menutup agenda Retret Kepala Sekolah Rakyat Tahap II yang digelar di Pusdiklatbangprof Kementerian Sosial (Kemensos) di Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, Sabtu (5/7/2025).
Meski begitu, Gus Ipul menyebut pemberian makan tiga kali sehari dengan standar MBG itu belum akan dimulai pada tahap awal pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Saat ini, Kemensos disebutnya sudah bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pelaksana program MBG untuk membantu menyiapkan dapur-dapur di Sekolah Rakyat.
“Iya nantinya [akan dimulai pemberian makan standar MBG], kalau sudah kapasitas penuh. Sekarang ini, kan masih tahap awal ya. Tapi, kami sudah koordinasi [dengan BGN]. Jadi, sekarang dalam tahap koordinasi dan dapur di setiap sekolah rintisan ini juga sudah disiapkan,” ucap Gus Ipul.
“Kami didampingi dari awal [oleh BGN]. Insyaallah secara pelan-pelan nanti penuh akan menyesuaikan standarnya MBG,” lanjutnya.
Sebagai informasi, Gus Ipul sebelumnya mengatakan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat akan disinergikan dengan program MBG guna memastikan pemenuhan gizi murid.
“Otomatis nanti kalau sudah jalan Sekolah Rakyat, makan siangnya itu nanti mengikutkan program MBG, kami sudah koordinasi. Ya untuk siang saja, makan pagi sama sorenya kami siapkan tersendiri,” kata Gus Ipul di Kantor Kemensos di Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025), dikutip dari Antara.
Gus Ipul pun menambahkan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna mengupayakan sinergi dengan program MBG dapat berlangsung di seluruh Sekolah Rakyat yang siap beroperasi pada Juli.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id
































