Menuju konten utama

Kebakaran TPA Jatiwaringin, Polisi Cium Unsur Kesengajaan

Amukan api di TPA Jatiwaringin belum sepenuhnya padam. Penanganan terpaksa dibantu oleh helikopter bom air milik BNPB.

Kebakaran TPA Jatiwaringin, Polisi Cium Unsur Kesengajaan
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah saat meninjau TPA Jatiwaringin yang terbakar pada Rabu (01/07). FOTO/Rhomi Ramdani
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polresta Tangerang memulai penyelidikan intensif terkait dugaan unsur kesengajaan atau kelalaian pidana di balik kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang. Hingga malam ini, amukan api belum sepenuhnya padam dan penanganan terpaksa dibantu oleh helikopter bom air milik BNPB.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menyebut penyelidikan telah diawali dengan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). Langkah tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan terkait kebakaran yang hingga kini belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

"Saat ini kita sudah melakukan pulbaket. Semenjak ada laporan dari masyarakat, kita sudah melakukan pulbaket," kata Indra di TPA Jatiwaringin, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Ia menegaskan, seluruh kemungkinan penyebab kebakaran akan didalami. Polisi belum menutup peluang adanya unsur pidana apabila dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi kebakaran dipicu oleh faktor kesengajaan maupun kelalaian.

"Kita lihat nanti bagaimana proses penyelidikan lebih lanjutnya," ungkapnya.

Meski demikian, Indra menuturkan proses penegakan hukum belum menjadi prioritas utama. Saat ini, kepolisian masih memfokuskan personel untuk membantu penanganan kebakaran bersama tim gabungan agar api segera dapat dikendalikan.

Setelah kondisi di lokasi lebih aman, penyelidikan akan dilakukan secara lebih komprehensif. "Pasti [diselidiki]. Pasti akan dilakukan proses penyelidikan," tandasnya.

Asap Pekat dan Sampah Labil Hambat Pemadaman

Kebakaran hebat melanda TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa, 30 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Hingga Rabu sore api masih berkobar dan belum berhasil dipadamkan.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tangerang, kebakaran diduga dipicu cuaca panas ekstrem yang memantik gas metana dari timbunan sampah.

Proses pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin, masih mengalami hambatan. Asap tebal masih menyelimuti area TPA dan mengganggu proses pemadaman di lapangan, Rabu sore.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat pada Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, Djohan Darmawan, mengatakan petugas gabungan kesulitan menjangkau titik api karena kondisi tumpukan sampah yang labil dan berisiko membahayakan keselamatan personel.

"Untuk menyampai ke titik api itu tidak memungkinkan karena kondisi yang labil juga, tumpukan sampah itu membahayakan daripada personil rekan-rekan dari, pemadam kebakaran," kata Djohan di TPA Jatiwaringin.

Helikopter BNPB Dikerahkan Lakukan Bom Air

Kebakaran TPA Jatiwaringin

Petugas masih berusaha memadamkan Kebakaran di TPA Jatiwaringin pada Rabu (01/07) titik api meluas. Foto /Rhomi Ramdani

Djohan menjelaskan, keterbatasan jangkauan peralatan pemadam di darat membuat upaya penanganan tidak dapat dilakukan secara maksimal. Karena itu, BNPB helikopter untuk melakukan pemadaman melalui udara.

Ia menambahkan, kondisi angin kencang dan asap pekat menjadi tantangan tambahan dalam proses pemadaman. BNPB berharap dukungan helikopter dapat segera mempercepat pengendalian api di TPA Jatiwaringin.

"Kita sama-sama menunggu. Dengan kondisi angin kencang dan asap yang pekat, semoga helikopter bisa segera merapat ke lokasi agar penanganan lebih optimal," tandasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, satu unit helikopter tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 17.00 WIB. Helikopter milik BNPB tersebut terpantau kurang lebih lima kali mengangkut air menggunakan bucket dengan volume air 4.000 liter.

Mengingat kondisi hari yang mulai gelap, menjelang malam. Proses pemadaman api dari udara tersebut terpantau dihentikan sekitar pukul 17.30 WIB.

==========

Tangsel_Update adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN atau tulisan lainnya dari Tangsel_Update

tirto.id - Flash News
Kontributor: Tangsel_Update
Penulis: Tangsel_Update
Editor: Siti Fatimah