tirto.id - Kebakaran melanda sebuah pabrik kopi di kawasan Jalan Gang Bunga Belakang I, RT 09/RW 09, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Senin (6/10/2025).
"Objek yang terbakar pabrik kopi di Jalan Gang Bunga Belakang 1 RT 09/09. Titik kenal Stasiun Pondok Jati, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (6/10/2025) dilansir dari Antara.
Dia menyebutkan informasi kebakaran itu disampaikan oleh salah satu warga sekitar melalui pusat panggilan (call center) Dinas Gulkarmat DKI Jakarta pada pukul 12.54 WIB.
Petugas Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama dengan satu unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.
"Kami terima kabar pukul 12.54 WIB, terus tiba di lokasi sekitar pukul 12.58 WIB. Awal pemadaman kami lakukan pukul 12.59 WIB," ujar Abdul.
Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dengan 65 personel Sudin Gulkarmat Jaktim dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.
"Status kebakaran saat ini proses pendinginan atau kuning, api dilokalisir pukul 13.12 WIB, sudah proses pendinginan pukul 13.30 WIB, pemadaman berakhir pukul 14.21 WIB," ucap Abdul.
Dari identifikasi awal, Abdul mengatakan kebakaran pabrik kopi itu diduga berasal dari tungku pemanggang (roasting) kopi.
"Kebakaran sebuah pabrik kopi dengan luas area terbakar sekitar 100 meter persegi (m2) milik Bapak Cornelius akibat munculnya api dari tungku roasting kopi," kata Abdul.
Warga sempat panik saat api terus berkobar, namun petugas Gulkarmat Jakarta Timur langsung berupaya memadamkan api. Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah warga mendekat ke area bekas kebakaran.
"Awalnya api berasal dari tungku roasting kopi, lalu api keluar dari cerobong aliran udara (air flow) pembuangan kopi dan makin membesar. Jadi pembuangan kulit kopi itu keluar terkena paparan panas, karena terlalu panas akhirnya menyala," katanya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sebanyak 30 orang berhasil dievakuasi dengan selamat. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut terhadap aset dan peralatan produksi yang terdampak.
Masuk tirto.id


































