tirto.id - KB Bank berbagi inspirasi dengan pebisnis muda dan pelaku UMKM industri kreatif di Cafe Dia.Lo.Gue Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (24/9).
Dalam agenda tersebut, para pembicara tidak hanya berbagi pengalaman, tetapi juga memberikan wawasan praktis mengenai tren keuangan digital yang kini menjadi bagian penting dalam ekosistem bisnis.
Tasha Liawati, founder ITISYOURSS, membuka diskusi dengan berbagi pengalaman membangun usaha di ranah kreatif. Ia menekankan pentingnya kreativitas dan keberanian untuk mengambil langkah pertama dalam berbisnis. Menurutnya, banyak peluang bisa tercipta ketika anak muda berani memulai dan konsisten mengembangkan karya mereka.
Dari sisi perbankan, Hutama Trinanda, Digital Business Manager KB Bank, memaparkan bagaimana transformasi digital dalam dunia keuangan telah mengubah cara masyarakat bertransaksi. Dari yang sebelumnya mengandalkan uang tunai dan ATM, kini hampir semua kebutuhan bisa dilakukan melalui aplikasi perbankan digital.
“Transaksi digital tumbuh signifikan, terutama didorong oleh generasi Z dan milenial. Bahkan transaksi QRIS naik hingga 600% di paruh pertama tahun 2025,” jelas Hautama.
Kayleen M., CFP, seorang Financial Advisor, menyoroti pentingnya perencanaan keuangan yang sehat bagi para pelaku UMKM. Ia mengingatkan bahwa kemudahan transaksi digital juga membawa risiko seperti impulsive spending, kemudahan akses pinjaman daring, hingga ancaman scam dan penipuan digital.
Karena itu, pelaku UMKM diimbau untuk membangun disiplin keuangan, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta memanfaatkan teknologi digital secara bijak.
Lebih lanjut, KB Bank memperkenalkan produk keuangan digital seperti K-Install dan K-Pay yang dirancang untuk mendukung kebutuhan UMKM. Produk ini menawarkan bunga kompetitif hingga 5,75%, bebas biaya administrasi bulanan, dan kemudahan akses langsung dari ponsel tanpa harus datang ke kantor cabang.
Dengan fasilitas tersebut, diharapkan para pelaku usaha bisa lebih mudah mengelola dana darurat, menabung, sekaligus mempersiapkan kebutuhan bisnis jangka panjang.
“Mindset yang harus kita bangun adalah bagaimana menghasilkan, membelanjakan, menabung, berinvestasi, hingga memproteksi aset dengan bijak. Teknologi digital hadir bukan untuk mempermudah konsumsi, tapi untuk mempermudah perencanaan keuangan,” tegas Kayleen.
Melalui kelas inspiratif ini, KB Bank berharap para pebisnis muda dan UMKM semakin percaya diri mengambil langkah maju, khususnya di industri kreatif yang kini berkembang pesat di Indonesia.
Editor: Tim Media Service
Masuk tirto.id

































