Menuju konten utama

Jembatan Apung Cijeruk Bandung Patah, Tidak Ada Korban Jiwa

Kapolsek Baleendah, AKP Hendri Noki Rukmansya, akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar jembatan tersebut tidak digunakan kembali.

Jembatan Apung Cijeruk Bandung Patah, Tidak Ada Korban Jiwa
Warga melihat jembatan Cijeruk-Baleendah di Kabupaten Bandung yang ditutup karena ambruk, Jumat (23/5/2025) (ANTARA/HO)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jembatan apung yang menghubungkan kawasan Cijeruk (Bojongsoang) dan Baleendah, Kabupaten Bandung, ambruk saat banyak sepeda motor dan warga yang melintas, Jumat malam (23/5/2025).

Dalam video berdurasi 36 detik, terlihat sejumlah warga dan kendaraan sepeda motor tengah berada di atas jembatan ketika jembatan roboh, dan menyebabkan kepanikan, termasuk perekam video.

"Alah jembatan runtuh," kata salah seorang warga yang diikuti oleh banyak pengendara berusaha menyelamatkan diri dan kendaraannya dibantu warga sekitar.

Dalam video lainnya, terlihat juga ada warga yang terjatuh ke sungai akibat jembatan dari kayu dan bambu itu roboh. Dilaporkan ada warga yang mengalami luka dan trauma atas kejadian tiba-tiba tersebut.

Kapolsek Baleendah, AKP Hendri Noki Rukmansya, mengatakan robohnya jembatan alternatif yang menghubungkan Kecamatan Baleendah dan Bojongsoang itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, dan tidak ada korban jiwa. Namun untuk sementara jembatan tersebut diputuskan untuk ditutup.

"Alhamdulillah untuk korban (jiwa) nihil. Untuk sementara jembatan ditutup," kata Hendri dikutip dari Antara, Sabtu (24/5/2025).

Hendri mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak berwenang setempat agar menutup jembatan tersebut yang dinilai tidak laik.

"Untuk selanjutnya kami koordinasi dengan pemerintah setempat agar ini tidak digunakan kembali, karena ini tidak layak untuk dilewati transportasi oleh masyarakat," tuturnya.

Baca juga artikel terkait BANDUNG

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Intan Umbari Prihatin