Menuju konten utama

Ini Susunan "Kabinet" Pemerintahan Keraton Solo PB XIV Purbaya

Ini daftar lengkap susunan kabinet pemerintahan Keraton Solo 2025-2030 oleh Pakubuwana XIV Purbaya. Siapa saja sosoknya?

Ini Susunan
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram atau Gusti Purbaya (tengah) duduk saat Jumenengan Dalem Nata Bhinayangkare atau upacara penobatan raja baru bergelar atau Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubowono XIV di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (15/11/2025). ANTARAFOTO/Maulana Surya/rwa.

tirto.id - Sri Susuhunan Pakubuwana XIV Purbaya melantik susunan pengageng dan bebadan alias kabinet pemerintahan Keraton Solo pada Rabu (26/11/2025). PB XIV Purbaya melantik kabinetnya ini di tengah situasi konflik raja kembar Keraton Solo.

Sebelumnya, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro alias Gusti Purbaya dinobatkan sebagai Sunan Pakubuwana XIV pada Sabtu (15/11/2025) dalam acara Jumenengan Dalem. Belum genap 2 pekan memimpin Keraton Kasunanan Surakarta/Solo, PB XIV Purbaya langsung melantik kabinetnya.

Pelantikan kabinet tersebut dilakukan di Sasana Parasedya dan Sasana Handrawina, Keraton Solo. Sebelum dilantik hari ini, PB XIV Purbaya sebelumnya mengumumkan pembentukan bebadan itu pada Kamis (20/11/2025). Siapa saja yang mengisi susunan kabinet Keraton Solo PB XIV Purbaya?

Susunan Lengkap Kabinet Pemerintahan Keraton Solo Pakubuwana XIV Purbaya

Sunan Pakubuwana XIV hadir langsung dalam pelantikan susunan kabinet Keraton Solo pada Rabu (26/11/2025). Ia membacakan sumpah pelantikan yang juga disiarkan melalui Instagram Keraton Solo (@kraton_solo).

Lewat sumpah jabatan yang dibacakan dalam bahasa Jawa itu, PB XIV Purbaya menyatakan bahwa anggota kabinetnya harus setia terhadap dirinya dan Keraton Solo. Lalu juga setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melaksanakan tugas berdasarkan kewajiban masing-masing.

Sementara itu, beberapa nama yang mengisi susunan pengageng dan bebadan tersebut termasuk putra-putri Pakubuwana XII dan PB XIII. Sejumlah nama di antaranya cukup dikenal masyarakat setempat.

Salah satu di antaranya ialah putra PB XII, KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo, yang kini menjadi Pengageng Parentah Karaton periode 2025-2030. Semasa pemerintahan PB XIII, Dipokusumo juga menjabat sebagai Pengageng Parentah Karaton. Dengan demikian, ia akan mengemban jabatan yang sama untuk 2 pemimpin Keraton Solo yang berbeda.

Melansir Nusantara Institute, Dipokusumo dikenal sebagai dosen, pembicara publik, aktivis budaya, hingga praktisi dialog antaragama. Pada November 2025, pria yang pernah maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2005 ini juga menjadi Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Kota Solo periode 2025-2030. Ia juga tercatat sebagai anggota dewan penasehat Nusantara Institute, yang merupakan lembaga dari Yayasan Budaya Nusantara Indonesia.

Lalu putra PB XII lainnya ialah KGPH Panembahan Adipati Benowo yang menjabat sebagai Pengageng Kasentanan. Benowo adalah adik kandung yang memilki ayah dan ibu sama dengan PB XIII. Sosokya dikenal sebagai dalang sekaligus ketua Paguyuban Dhalang Surakarta (Padhasuka).

Selanjutnya, anak sulung PB XIII sekaligus kakak tertua dari PB XIV Purbaya, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbai menjabat sebagai Pengageng Sasana Wilapa. Diikuti pula anak PB XIII lain yaitu GKR Devi Lelyana Dewi (Pengageng Kebudayaan dan Pariwisata) hingga GKR Dewi Ratih Widyasari (Pangageng Pasiten).

Berikut ini susunan kabinet atau pengageng dan bebadan Keraton Solo PB XIV yang dilantik pada Rabu (26/11/2025):

Parentah Kaputren

  • Pangageng: GKR Alit
  • Reh-Rehan: GRAy Koes Rahmaniyah, GRAy Koes Raspiyah, GRAy Koes Sapardiyah, GRAy Koes Suwiyah, GRAy Koes Sabandiyah, GRAy Koes Niyah, GRAy Koes Saparniyah, dan BRAy Farah Sri Indreswari
Parentah Karaton

  • Pangageng: KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo
  • Wakil: KPP Bambang Manumoyoso Mloyohadiwijoyo
  • Panitera: BRM Suryo Adityo Nuswantoro
  • Reh-Rehan: KPA Widodo Notonagoro
Sasana Wilapa

  • Pangageng: GKR Panembahan Timoer
  • Wakil: KRMT Pustokoningrat
  • Panitera: MNg Sonny Oktavianto Hadiprojo
  • Reh-Rehan: KRA Kurdiyantonagoro Milia Jatmiati
Kasentanan

  • Sesepuh: KGPH Panembahan Puspohadikusumo
  • Pangageng: KGPH Adipati Panembahan Benowo
  • Panitera: KPP Kusumowicitro
  • Reh-Rehan: RRyAryoWirohadipuspo
Keamanan

  • Pangageng: KPA Singonagoro
  • Wakil: RP Joko Nugroho
  • Reh-Rehan: Satgas Jaga KSH
Kebudayaan dan Pariwisata

  • Pangageng: GKR Devi Lelyana Dewi
  • Wakil: KRMP Marlistyo Pujokusumo
  • Reh-Rehan: BRAj Shayna Lelyana Sliro, KMAy Ravena Cindy Aulia Putri Candraningtyas
Yogiswara

  • Pangageng: KRAT Muhammad Muhtarom Pujonagoro
  • Reh-Rehan : KRAT Imam NuryadiPujonagoro
Pasiten

  • Pangageng: GKR Dewi Ratih Widyasari
  • Wakil: KMT Dr Hertiyasari Murtiningtyas, SH, MKn
Kartipraja

  • Pangageng: KRMP Happy Paringhadi Wiryokusumo
  • Wakil: KPP Rono Hadinagoro
Mandrabudaya

  • Pangageng: BRMYudhistira Rachmad Saputra
  • Reh-Rehan: KRTTriHarjantoBudayadipuro, KRAT Aris WarsitoYudonagoro, KRAT
  • Setyopuro
Sasana Prabu

  • Pangageng: KP Suparno Adiningrat
  • Wakil: KRA Citro Adiningrat
  • Reh-Rehan: KRA Suparmin Adinagoro, KRAT Budyanto N Kartoyosonagoro
Kartipura

  • Pangageng : KRA Citro Adiningrat
  • Wakil: KRRA Honggonagoro
Kahartakan

  • Pangageng: KRAy Febbry Dipokusumo
  • Wakil: KMT Tina Adiningtyas
Panitiradya (Dokumentasi dan IT)

  • Pangageng: KPA Hari Andri Winarso Wartonagoro
  • Reh-Rehan : KRTTinoSuharjoReksodipuro, RT NoviantoSenoBudayadipuro

Sengkarut Takhta Keraton Solo

Meski sudah dinobatkan sebagai Raja Solo serta melantik pengageng dan bebadan, Sunan Pakubuwana XIV Purbaya masih harus dihadapkan dengan polemik suksesi. Pasalnya hingga kini, beberapa kerabat Keraton Solo belum mengakui Purbaya sebagai pemilik takhta Pakubuwana XIV.

Duduk perkaranya, pada 13 November 2025 lalu, anak PB XIII lainnya, KGPH Hangabehi, juga mengukuhkan diri sebagai Sunan Pakubuwana XIV. Pengukuhan itu dilakukan setelah acara rembuk keluarga yang diinisiasi Mahamenteri Keraton Solo, KGPA Tedjowulan. Meski di satu sisi, Tedjowulan sempat menyatakan dirinya tak mengetahui adanya agenda penetapan Hangabehi sebagai PB XIV.

Alhasil hingga kini, gelar Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwana XIV diklaim 2 pihak, Purbaya dan Hangabehi. Keduanya sama-sama merupakan putra PB XIII dari beda ibu.

Hanya saja, dari keduanya, Purbaya lebih dulu dinobatkan secara resmi melalui acara adat Jumenengan Dalem pada Sabtu (15/11/2025). Sebaliknya, pihak Hangabehi belum menggelar Jumenengan Dalem.

Hangabehi belum banyak berkomentar terkait agenda Jumenengan PB XIV untuk dirinya. Pada Jumat (21/11/2025), ia mengatakan saat ini pihaknya masih dalam masa berkabung sepeninggal PB XIII pada 2 November 2025.

Sejak saling klaim takhta, Purbaya dan Hangabehi sempat bertemu di Masjid Agung Keraton Solo pada Jumat (21/11/2025). Keduanya sama-sama melaksanakan salat Jumat. Purbaya dan Hangabehi di depan publik, seolah terlibat perang dingin. Meski berpapasan, keduanya saling tak menyapa satu sama lain.

Polemik raja kembar ini perlahan mulai mengancam masa depan Keraton Solo. Pemerintah Kota Solo, misalnya, berpotensi membekukan dana hibah kepada keraton. Meski siap menganggarkan Rp200 juta pada 2026, Pemkot Solo hanya akan memberikan dana tersebut kepada Sunan Solo yang sah. Sedangkan hingga kini, pemilik tunggal takhta Keraton Solo masih belum jelas.

Menanggapi hal ini, pemerintah pusat turut angkat suara. Namun, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, seolah tak ingin terlibat langsung dinamika suksesi. Fadli Zon mengatakan, pihaknya menyerahkan hal tersebut salah satunya melalui Mahamenteri Tedjowulan.

"Dengan adanya Panembahan Agung Tedjowulan bisa menjadi orang yang dituakan untuk mungkin rembukan sekaligus dalam waktu ke depan sampai ke depan ada semacam konsesus," kata Fadli, Selasa (25/11/2025) dikutip dari ANTARA.

Fadli Zon berhadap, pihaknya bersama pemangku kepentingan Keraton Solo dapat berkolaborasi menghadirkan perbaikan. "Kita harapkan ke depan kita bisa lakukan perbaikan-perbaikan pada Keraton Solo dan bisa menjadi pusat budaya yang penting di kota Solo," jelasnya.

Baca juga artikel terkait KERATON SURAKARTA atau tulisan lainnya dari Dicky Setyawan

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Dicky Setyawan
Editor: Iswara N Raditya