Menuju konten utama

Ini Mekanisme Penggabungan Jemaah Haji yang Terpisah di Mekkah

PPIH Arab Saudi merespons harapan jemaah haji Indonesia yang terdampak kebijakan layanan berbasis Syarikah hingga terpisah dalam penempatan hotel.

Ini Mekanisme Penggabungan Jemaah Haji yang Terpisah di Mekkah
Wachudi Sukardi, jemaah haji (foto pakai gamis angkat jempol). (Sumber: MCH 2025)

tirto.id - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi merespons harapan jemaah haji Indonesia yang terdampak kebijakan layanan berbasis Syarikah hingga terpisah dalam penempatan hotel di Mekkah.

PPIH sendiri telah menerbitkan edaran yang mengatur penggabungan pasangan yang terpisah tersebut, Sabtu (17/5/2025).

Berikut mekanismenya:

1. Para ketua kloter melakukan pendataan terhadap jemaah yang termasuk dalam kategori pasangan terpisah (suami dan istri, anak dan orang tua, lansia/disabilitas dan pendamping), dengan mencantumkan nama jemaah dan identitas syarikah masing-masing.

2. Data tersebut disampaikan ke sektor untuk diproses lebih lanjut oleh Daerah Kerja (Daker) Makkah dalam rangka penggabungan.

3. Kepala Daker Mekkah bersama seluruh kepala sektor akan segera menunjuk penanggung jawab khusus untuk menangani proses penggabungan pasangan jemaah yang terpisah.

4. Proses penggabungan kembali jemaah yang terpisah akan diselesaikan dalam waktu maksimal 1x24 jam setelah kedatangan di Makkah.

Diwartakan sebelumnya, jemaah haji Indonesia mulai datang ke Makkah sejak 10 Mei 2025. Mereka adalah jemaah haji yang berangkat pada gelombang I dan terlebih dahulu menetap di Madinah selama lebih kurang sembilan hari.

Sampai dengan saat ini, tercatat sudah lebih dari 120 kelompok terbang (kloter) dengan 47.014 jemaah yang sudah diberangkatkan dari Madinah menuju Mekkah.

Selain itu, Mekkah mulai menerima kedatangan jemaah haji yang berangkat pada gelombang II, dari tanah air, mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah.

Proses kedatangan jemaah gelombang II dari Jeddah ke Mekkah berlangsung dari 17 – 31 Mei 2025.

Baca juga artikel terkait HAJI 2025 atau tulisan lainnya dari Fahreza Rizky

tirto.id - Flash News
Reporter: Fahreza Rizky
Penulis: Fahreza Rizky
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama