Menuju konten utama

Update BMKG Gempa Bumi Bogor & Sukabumi: Daftar Susulan-Penyebab

Puluhan gempa susulan terjadi setelah gempa utama M4,0 Bogor dan Sukabumi (20/9). Simak daftar susulan dan penyebab gempa bumi Bogor dan Sukabumi.

Update BMKG Gempa Bumi Bogor & Sukabumi: Daftar Susulan-Penyebab
Ilustrasi Seismografi. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - Update Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat puluhan gempa susulan setelah gempa magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Bogor dan Sukabumi, Sabtu (20/9/2025).

Berdasarkan keterangan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dikutip melalui laman X @DaryonoBMKG, Minggu, 21 September 2025 pukul 06.27 WIB, terjadi 30 kali gempa susulan (aftershocks).

Dari jumlah tersebut, 4 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat. Magnitudo terbesar M3,8 dan Magnitudo terkecil M1,9. Hingga Minggu (21/9) pukul 07.30 WIB, terjadi 30 kali gempa susulan.

“Gempa berkekuatan M3,8 di wilayah Kec. Kabandungan. Kab. Sukabumi yg terjadi pagi dini hari tadi, hingga saat ini masih terus terjadi. Gempa susulan masih terjadi pada pagi hari ini pukul 06:27 WIB. Hingga saat ini BMKG sudah mencatat sebanyak 30 kali gempa susulan (aftershocks).” tulis Daryono.

Update BMKG Gempa Bumi Bogor & Sukabumi

Gempa bumi berkekuatan 4,0 mengguncang wilayah Sukabumi pada 20 September 2025 pukul 23:47:44 WIB. melansir laporan resmi BMKG, pusat gempa berada di darat 26 km timur laut Sukabumi dengan kedalaman 7 km.

Gempa utama dirasakan di sejumlah wilayah di sekitanya dengan skala intensitas (Modified Mercally Intensity/MMI) II-IV. Masing-masing wilayah yang merasakan gempa Sukabumi beserta skala MMI ialah III Pamijahan, II Palabuhanratu, III-IV Kalapa nunggal, III-IV Kabandungan, III Leuwiliang, II-III Bogor, dan II parungkuda.

Sementara itu, gempa susulan yang berpusat di di Sukabumi dengan kekuatan 2,3, 2,5, 2,6, dan 3,8 magnitudo terjadi Minggu mulai pukul 00.00 hingga 01.59 WIB.‎

Kemudian, gempa juga mengguncang wilayah Bogor dengan kekuatan 3,0 pukul 00:17:40 WIB. Pusat gempa berada di darat 25 km barat daya Kota Bogor dengan kedalaman 6 km. gempaini terasa di wilayah sekitar dengan skala MII II-III Kalapanunggal, II-III Kabandungan, II Pamijahan, II Leuwiliang, dan II Bogor.

Melansir laman Antaranews, Minggu, 21 September 2025, gempa yang berpusat di Bogor, Jawa Barat, terjadi Minggu mulai pukul 00.18 WIB dengan kekuatan 2,2 magnitudo.

Selanjutnya pukul 00.22 WIB berkekuatan 2,7 magnitudo, kemudian pukul 01.45 WIB dengan kekuatan 2,5 magnitudo. Setelah itu, pukul 01.47 WIB berkekuatan 3,1 magnitudo, dan pukul 01.59 WIB dengan kekuatan 3,8 magnitudo.‎

Dalam keterangan tertulisnya, Daryono membagikan sejumlah fakta tentang gempa Bogor dan Sukabumi. Gempa Bogor dan Sukabumi ini termasuk dalam gempa tektonik kerak dasar dengan mekanisme geser.

Sementara itu, penyebab gempa Bogor dan Sukabumi dipicu oleh sesar aktif. Per Minggu, 21 September 2025 pukul 09.45 WIB, terjadi 39 kali gempa susulan.

“Gempa tidak dipicu sesar Citarik. gempa susulan yang mengguncang wilayah Bogor dan Sukabumi menimbulkan kerusakan di desa Cipeuteuy. Gempa susulan terjadi 39 kali,” tulis Daryono dalam unggahan via X pada Minggu, 21 September 2025 pukul 09.45 WIB.

Berikut daftar gempa Bogor dan Sukabumi yang dirasakan oleh masyarakat:

Sabtu, 20 September 2025

  • Gempa berkekuatan 4.0, pukul 23:47:44 WIB, berada di berada di darat 26 km timur laut Sukabumi, dengan kedalaman 7 km. Dirasakan III Pamijahan, II Palabuhanratu, III-IV Kalapa nunggal, III-IV Kabandungan, III Leuwiliang, II-III Bogor, II parungkuda.
  • Gempa berkekuatan 3.0, pukul 23:56:00 WIB, di darat 25 km barat daya Kota Bogor, dengan kedalaman 6 km. Dirasakan II-III Kalapanunggal, II-III Kabandungan, II Pamijahan, II Leuwiliang, II Bogor.
Minggu, 21 September 2025

  • Gempa berkekuatan 3.6, pukul 00:22:08 WIB, di darat 26 km timur laut Kab.Sukabumi, dengan kedalaman 10 km. Dirasakan II Kalapanunggal dan II Kabandung.
  • Gempa berkekuatan 3.8, pukul 01:59:05 WIB, di darat 26 km timur laut Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 8 km. Dirasakan III Leuwiliang, III Kabandungan, II-III Cibadak, III Pamijahan, dan II Pelabuhan Ratu.
  • Gempa berkekuatan 3.8, pukul 16:23:37 WIB, di darat 28 km timur laut Sukabumi, dengan kedalaman 8 km.

Baca juga artikel terkait INFO GEMPA atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo