tirto.id - Indonesian Data Journalism Award (IDJA) kembali hadir untuk memberikan penghargaan kepada jurnalis dan media yang menghasilkan karya jurnalisme data berkualitas di Indonesia. Sebagai penghargaan pertama di tanah air yang secara khusus ditujukan bagi karya jurnalisme data dan IDJA telah diinisiasi sejak 2023 oleh Indonesia Data Journalism Network (IDJN).
Penghargaan ini lahir dari keprihatinan atas minimnya apresiasi terhadap karya jurnalisme data, meski banyak laporan mendalam dan inovatif telah diproduksi jurnalis serta dipublikasikan oleh media di Indonesia.
“Melalui IDJA, kami ingin tidak hanya memberi pengakuan bagi karya-karya tersebut, tetapi juga mendorong terciptanya iklim yang kondusif bagi perkembangan jurnalisme data di Indonesia,” kata Direktur Eksekutif IDJN, Mawa Kresna di Jakarta, Senin (15/9/2025).
Pada penyelenggaraan kedua tahun 2024, IDJA menghadirkan empat kategori utama: Liputan Investigasi Terbaik, Liputan Lingkungan Terbaik, Visualisasi Data Terbaik, serta Liputan Berbasis Data Media Lokal Terbaik.
Tahun ini, malam penganugerahan IDJA 2025 akan diselenggarakan pada 5 Desember 2025 di Institut français Indonésie (IFI), Jakarta. Selain penghargaan, rangkaian acara juga akan mencakup diskusi publik, workshop, serta sesi berbagi pengalaman antarjurnalis dan media.
Seperti tahun sebelumnya, proses seleksi IDJA berlangsung dalam dua tahap. Jurnalis maupun media yang berminat dapat mengirimkan karya mereka melalui situs resmi IDJA mulai 15 Agustus hingga 30 September 2025. Untuk informasi lebih lengkap mengenai IDJA 2025, termasuk cara mendaftar, dapat mengunjungi situs resmi: https://idjnetwork.org/
Sementara itu, pemenang IDJA 2024 kategori Liputan Lingkungan Berbasis Data Terbaik, Juan Robin dari Narasi TV, menilai ajang ini menjadi ruang penting bagi jurnalis untuk terus berinovasi dalam menghadirkan karya jurnalistik berbasis data yang bermakna bagi publik.
“Lewat beragam karya pemenang, IDJA bukan hanya ajang apresiasi, tapi ia turut membuka mata jurnalis tentang betapa pentingnya pemanfaatan data dalam jurnalisme modern,” kata Juan.
Indonesia Data Journalism Network (IDJN) adalah organisasi nirlaba dan komunitas yang berdiri sejak Februari 2019 dengan misi mempromosikan serta mengajarkan jurnalisme data di Indonesia. IDJN merupakan anggota dari Global Investigative Journalism Network dan aktif mengadakan berbagai kegiatan, mulai dari meet up rutin untuk belajar tools baru, pelatihan, riset dan kolaborasi dalam pembuatan laporan jurnalisme data.
Salah satu inisiatif utama IDJN adalah Data Journalism Hackathon, yang telah diselenggarakan empat kali sejak tahun 2020 hingga 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara jurnalis, desainer, dan programmer dalam menghasilkan laporan jurnalisme data. Lebih dari 300 peserta telah mengikuti hackathon ini, menghasilkan 28 laporan berbasis berbasis data.
Masuk tirto.id
































