Menuju konten utama

Hoaks Rekaman Suara SBY Marahi Kapolri Listyo Sigit

Suara dalam rekaman itu bukan milik SBY, melainkan suara Kolonel (Purn) TNI Rahmat Suhaji.

Hoaks Rekaman Suara SBY Marahi Kapolri Listyo Sigit
Periksa Fakta Rekaman Suara SBY. tirto.id/Fuad

tirto.id - Beredar di media sosial, rekaman suara yang diklaim milik Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam rekaman tersebut, SBY terdengar memarahi Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, lantaran ada anggota Polri yang menggusur lahan warga di Kalimantan Timur.

Berikut adalah bunyi rekaman yang diklaim suara SBY tersebut:

"Kepada Kapolri yang tidak saya hormati dan mungkin masih banyak lagi orang-orang yang sama dengan saya tidak menghormati Anda. Saya kehabisan kata-kata, karena hari ini tanggal 17 Januari 2025 ini, saya saksikan sendiri betapa biadabnya anggota Anda di wilayah Kalimantan Timur. Menggusur lahan kebun yang bibitnya itu dari dinas perkebunan dibantu pemerintah, namun diakui oleh PT BDA yang dikawal anggota Brimob.

Jadi Anda sebenarnya cukup mudah dengan membabat atau mengambil tindakan tegas memecat para aparat yang bejat tadi sebenarnya mudah. Saya lihat sendiri masyarakat itu hidupnya sudah berat. Lahan-lahannya dibabat, bekas lahan transmigrasi, saya sudah koordinasi dengan Departemen Transmigrasi itu tanah negara rakyat berhak dan ada yang punya SKT namun tetap disikat juga. Kehabisan kata-kata saya,” bunyi rekaman yang diklaim suara SBY tersebut.

Periksa Fakta Rekaman Suara SBY

Periksa Fakta Rekaman Suara SBY. foto/hotline periksa fakta tirto

Sejumlah akun di Facebook dan Instagram menyebarkan rekaman ini dalam periode akhir Mei hingga awal Juni 2025. Di antaranya akun “Mael Smile II”,“Master Surya Cht Mnlp”,“Butet Ar-rosyidy Zebua”(arsip) dan “dargombez_news”. Sejumlah akun tersebut juga melampirkan tangkapan layar artikel berita berjudul “Heboh Beredar Rekaman SBY Marahi Habis Kapolri Listyo: Saya Kehabisan Kata-Kata, Anda Jenderal Tidak Layak Jabat Kapolri,”.

Sepanjang Minggu (1/6/2025) hingga Kamis (5/6/2025), atau selama empat hari tersebar di Instagram, salah satu unggahan itu telah memperoleh 528 tanda suka, 75 komentar, dan telah 131 kali dibagikan.

Lantas, bagaimana kebenaran informasi tersebut? Benarkah rekaman itu adalah rekaman suara asli milik SBY?

Penelusuran Fakta

Tirto mencoba menelusuri klaim suara itu dengan memasukan kata kunci “SBY Marahi Kapolri” ke mesin pencarian Google dan platform pencarian video Youtube. Kami menemukan video dari kanal youtube “Hersubeno Point” berjudul “AKHIRNYA TERUNGKAP! TEGURAN KERAS KEPADA KAPOLRI BUKAN SUARA SBY, TAPI SUARA SEORANG KOLONEL”

Dalam video tersebut, Jurnalis FNN (Forum News Network), Hersubeno Arief, meluruskan isu yang beredar di media sosial terkait rekaman suara yang diklaim sebagai suara SBY tengah memarahi Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Hersubeno menegaskan, suara dalam rekaman itu bukan milik SBY, melainkan suara Kolonel (Purn) TNI Rahmat Suhaji yang memang terdengar mirip.

Hersubeno mengungkapkan bahwa dirinya mendapat klarifikasi langsung dari Kolonel (Purn) TNI Rahmat Suhaji melalui pesan singkat. Dalam pesan tersebut, Rahmat menegaskan bahwa suara dalam rekaman yang beredar memang miliknya. Untuk memperkuat klarifikasi itu, video asli milik Rahmat Suhaji juga ditampilkan dalam tayangan YouTube tersebut.

Seturut pemberitaan Kompas, rekaman suara yang diklaim SBY marahi Kapolri sebenarnya sudah beredar sejak Februari 2025 lalu. Partai Demokrat melalui pernyataan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, memastikan bahwa rekaman suara yang beredar tersebut bukan merupakan suara asli SBY.

"Saya pastikan, itu bukan suara bapak SBY, saya sudah cek," kata Benny kepada Kompas.com, Sabtu (1/2/2025).

Anggota DPR-RI Fraksi Partai Demokrat itu menilai bahwa suara asli SBY tidak sama seperti rekaman yang beredar tersebut. Benny menambahkan, cara yang dilakukan SBY untuk mengkritik juga tidak seperti yang disampaikan dalam rekaman tersebut.

"Suara Pak SBY tidak seperti itu dan itu bukan cara Pak SBY mengkritik institusi Polri," lanjutnya.

Terpisah, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah memberikan klarifikasi terkait unggahan yang dinarasikan sebagai rekaman suara SBY yang memarahi Kapolri. Komdigi mengkategorikan klaim itu sebagai hoaks.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran fakta yang dilakukan, rekaman suara SBY memarahi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Rekaman suara yang sempat dikira milik SBY ternyata bukan berasal dari Presiden ke-6 RI tersebut, melainkan dari Kolonel (Purn) TNI Rahmat Suhaji. Purnawirawan TNI itu pun telah menegaskan bahwa suara dalam rekaman yang beredar luas di media sosial memang miliknya.

Senada, Partai Demokrat melalui pernyataan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, memastikan bahwa rekaman suara yang beredar tersebut bukan merupakan suara asli SBY.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait SUSILO BAMBANG YUDHOYONO atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto