tirto.id - Hasil Indonesia vs Filipina dalam perebutan medali perunggu SEA Games 2025 berakhir dengan skor set 3-1. Indonesia berhasil meraih medali perunggu dalam laga yang digelar di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, pada Senin, 15 Desember 2025.
Keberhasilan Indonesia mengalahkan Filipina sekaligus memutus catatan buruk di SEA V.League 2025 saat 2 kali kalah dari Alas Pilipinas. Indonesia juga berhasil menyamai pencapaian di SEA Games 2023.
Sementara bagi Filipina, kekalahan dari Indonesia membuat mereka gagal meraih medali lagi di SEA Games Cabor voli putri. Terakhir kali Filipina meraih medali voli putri di SEA Games adalah edisi 2005.
Jalannya Pertandingan Voli Putri Indonesia vs Filipina SEA Games 2025
Timnas voli putri Indonesia mengandalkan Megawati Hangestri sebagai opposite. Sementara di posisi outside hitter, pelatih Marcos Sugiyama mengambil keuputusan berani memainkan Nasywa Pratama Putri bersama Mediol Yoku.
Indonesia sempat meraih 3 poin beruntun di awal, tetapi Filipina mampu menyamakan skor jadi 3-3. Setelah itu, laga berlangsung ketat dengan Megawati Hangestri jadi pencetak poin utama Indonesia.
Selain Megawati, performa Chelsa Berliana dan Maradanti Namira di posisi middle blocker juga cukup apik. Begitu pula dengan Mediol Yoku dan Nasywa yang mampu mengimbangi Megawati.
Kendati begitu, kedua tim sempat memiliki momentum di set 1. Filipina sempat bernalik unggul 11-14 atas Indonesia. Namun, hal itu gagal dipertahankan karena Indonesia gantian unggul 19-15.
Tertinggal 4 poin, Filipina berhasil bangkit. Mereka bahkan sempat mencapai set poin 24-25. Namun, pada akhirnya Indonesia yang berhasil menang di set 1 dengan skor 28-26.
Memasuki set kedua, Filipina yang berupaya menyamakan skor tampil impresif. Angel Canino, Dell Palomata dan Alyssa Solomon tampil apik yang membuat mereka tampil begitu dominan.
Filipina langsung unggul 4 poin di awal set. Meski Indonesia berupaya menghentikan ritme dengan mengambil time out, pada akhirnya Filipina tetap tidak terbendung. Mereka pun berhasil merebut set kedua dengan skor telak 13-25.
Di set ketiga, performa Indonesia kembali membaik. Megawati Hangestri dan Chelsa Berliana jadi kunci utama serangan Garuda Pertiwi. Kendati begitu, Filipina juga tampil tak kalah apik.
Skor ketat pun kembali tersaji seperti set pertama. Meski Indonesia sempat unggul hingga 6 poin di skor 11-6, Filipina tak membiarkan Megawati Hangestri dan kawan-kawan menang mudah.
Skor pun kembali imbang menjadi 12-12. Namun, Indonesia berhasil membuat 4 poin beruntun melalui service menekan yang dilakukan Megawati Hangestri. Lagi-lagi Filipina mendekat jadi 15-16.
Di poin-poin krusial, permainan menjadi lebih sengit. Filipina dan Indonesia silih berganti mencapai set poin. Namun, Indonesia akhirnya yang berhasil merebut set ketiga dengan skor 30-28, sekaligus unggul lagi 2-1.
Situasi serupa terjadi di set yang keempat. Kedua tim bermain ketat di awal, kemudian Indonesia memimpin di skor 12-8. Filipina kemudian mendekat di skor 17-16, tetapi Indonesia masih terus menjaga jarak keunggulan 2 poin.
Indonesia sempat unggul lagi 23-20, tetapi 3 kesalahan set serangan membuat Filipina berhasil menyamakan skor menjadi 23-23. Situasi kembali menegangkan saat douce terjadi di set 4. Di skor 25-24, blok Chelsa Berliana memastikan kemenangan Indonesia.
Hasil ini membuat tim voli putri Indonesia meraih medali perunggu di SEA Games 2025. Pencapaian tersebut sama dengan SEA Games 2023, sekaligus membalas 2 kekalahan atas Filipina di SEA V.League 2025 dan 1 kekalahan di AVC Nations Cup 2025.
Sementara perebutan medali emas voli putri SEA Games 2025 mempertemukan Thailand vs Vietnam. Duel bakal tersaji pada Senin, 15 Desember 2025 pukul 19.00 WIB.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id
































