tirto.id - Hasil leg 3 semifinal SV League voli Jepang antara Suntory Sunbirds vs Nagoya Wolfdogs ditutup dengan skor 3-1 (22-25, 25-23, 25-22, dan 28-26). Dengan kekalahan di Asue Arena, Osaka pada Minggu (27/4/2025) ini, Nagoya Wolfdogs yang memiliki Rivan Nurmulki, gagal lolos ke final. Sebaliknya, Suntory Sunbirds akan berhadapan dengan JTEKT Stings Aichi.
Semifinal SV League 2024/2025 menggunakan format best of 3. Nagoya Wolfdogs sempat berpeluang besar mengamankan tiket final lebih awal. Pasalnya, di leg pertama, mereka menundukkan Suntory Sunbirds dengan skor 2-3. Sempat kalah dalam 2 set awal, yaitu 25-22 dan 25-14, Wolfdogs melakukan comeback spektakuler dengan 25-27 di set ketiga, 23-25 di set keempat, dan puncaknya 15-17 di set penentuan.
Namun, tren positif itu gagal dilanjutkan pada leg 2 yang berlangsung Sabtu (26/4). Nagoya dilahap oleh Suntory 3 set tanpa balas. Setelah kalah 25-16, tidak ada tanda-tanda kebangkitan Nimir Abdel-Aziz dan kawan-kawan yang harus tunduk 25-20 di set kedua dan 25-23 di set ketiga.
Di leg 3 yang jadi penentu, Nimir Abdel Aziz dan kawan-kawan bisa merebut set pertama. Namun, blok mereka yang buruk jadi kunci kehilangan 3 set beruntun. Nagoya Wolfdogs kandas sebelum menjemput partai puncak.
Hasil Leg 3 Voli Jepang Suntory vs Nagoya Wolfdogs Skor Akhir
Pada awal set pertama, Nagoya Wolfdogs yang mengandalkan outside hitter Mizumachi Taito dan oppositee Nimir Abdel-Aziz, coba langsung menggebrak. Namun, Suntory Sunbirds juga mampu memberi perlawanan. Jarak sempat stabil dengan perbedaan 2 angka di titik 2-4, 5-7, dan 6-8.
Namun, Suntory Sunbirds mencetak 3 angka beruntun untuk skor 9-8. Mereka sempat bisa mengatasi tekanan Wolfdogs yang berstatus tamu. Cuma, tidak lama. Setelah 3 poin tanpa putus untuk skor 11-13, Wolfdogs melenggang.
Selisih paling masif di set pertama adalah 13-18 atau beda 5 angka. Namun, tidak ada yang memperkirakan dari situasi itu, Sunbirds bisa mengejar, bahkan menyamakan skor di titik 20-20, 21-21, dan 22-22.
Tiga angka terakhir set pertama didapatkan Nagoya Wolfdogs. Skor jadi 22-25. Upaya Sunbirds melalui Ran Takahashi (OH) dan Dmitriy Muserskiy (OP) tampak sia-sia.
Set kedua, Suntory Sunbirds tidak mau lengah lagi. Sejak awal mereka tancap gas dengan keunggulan 5-2. Ketika Wolfdogs bangkit, jarak tetap sulit menyusut. Skor sempat jadi 8-5, lalu kembali tipis 10-9, tapi tuan rumah mencetak 4 angka beruntun untuk 14-9. Attack Nimir sekalipun bisa dijinakkan oleh block Aleksander Sliwka.
Meskipun ada time out, Sunbirds belum berhenti mencetak angka. Aksi middle blocker Taishi Onodera memberikan poin ke-15. Ini dilanjutkan dengan percobaan Muserskiy. Nagoya tak bisa membendung lawan yang bisa unggul 7 angka.
Dari keputusasaan, Nagoya bangkit berkat Nimir dengan 2 attack dan 1 ace. Ini menggoyahkan Sunbirds yang langsung eror via attack Muserskiy yang menyamping. Setelah Nimir membuat skor jadi 14-16, ia belum cukup. Seorang diri ia menciptakan selisih jadi 1 poin saja.
Setelah serangkaian aksi Nimir yang tak dapat dibendung, Sliwka muncul untuk menolong Sunbirds dengan bloknya. Namun, momentum besar datang untuk Nagoya ketika Sunbirds unggul 21-19. Wolfdogs mencetak 3 angka untuk membalikkan skor.
Drama berlanjut karena justru Sunbirds yang mendapatkan set point lebih dahulu via eror lawan. Kenji Sato membuat angka ke-25 untuk timnya dengan ace yang tidak bisa dihentikan oleh Nagoya Wolfdogs. Skor jadi imbang 1-1.
Set ketiga dimulai dengan keunggulan Wolfdogs 0-2. Namun, cerita sama sekali berbeda. Suntory bisa melakukan perbaikan lebih cepat. Mereka bahkan sempat memimpin 13-10. Mood positif terus dijaga oleh Sunbirds sepanjang set.
Nagoya tampak bakal menderita kekalahan set kedua mereka dengan cepat, ketika skor jadi sangat masif 22-15. Meskipun mereka bisa mengejar jarak, tuan rumah mendapatkan set point di titik 24-18.
Perbedaan 6 angka bukanlah perkara mudah. Nagoya yang terlambat panas lantas mencetak 4 poin beruntun untuk 24-22. Hanya saja, Sunbirds yang tinggal butuh 1 angka sukses membuat posisi 25-22 alias berbalik unggul 2-1.
Dalam kondisi harus mengejar 2 set untuk menang, Nagoya Wolfdogs sempat menunjukkan determinasi tinggi di awal set keempat. Dari tertinggal 5-2, mereka berbalik unggul 5-6. Bahkan, kemudian melaju 7-10 dan 10-12.
Namun, Suntory Sunbirds bisa memaksakan pertarungan ketat. Di titik 19-19, tuan rumah mencetak 2 angka beruntun. Attack Nimir yang terlalu panjang, mendarat di belakang area lawan. Situaasi Wolfdogs makin dilematis.
Meskipun Nagoya Wolfdogss berupaya memburu, kubu tuan rumahlah yang mendapatkan game point.Block spektakuler Oya Masaki jadi kunci. Dengan perbedaan 4 angka di titik 24-20, Wolfdogs seakan tidak bisa berbuat banyak.
Namun, adanya eror dari Sunbirds, ditambah poin dari Nimir, membuat drama terjadi di sisa set. Skor 24-24, deuce terjadi. Ketegangan merayap ketika beberapa insiden beruntun mewarnai laga. Para pemain Wolfdogs tampak frustrasi terhadap wasit. Ini mengganggu performa mereka. Terbukti dengan attack Nimir yang keluar sasaran.
Suntory Sunbirds akhirnya mengunci kemenangan dengan 28-26. Mereka melaju ke final untuk jumpa JTEKT Stings. Sebaliknya, Nimir Abdel-Aziz yang over powered sekalipun tak cukup menahan laju sang lawan.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id
































