tirto.id - Hasil Inter Miami vs New York City dalam laga final Eastern Conference MLS 2025 berakhir dengan skor 3-1, Minggu 30 November pagi WIB. Tadeo Allende menjadi bintang kemenangan Inter Miami berkat hattrick yang ia buat di Stadion Chase, Fort Lauderdale.
Inter Miami menang dari New York City dan kini berhak bermain di laga puncak bertajuk MLS Cup 2025 pada 6 Desember nanti. Lawan yang akan dihadapi Inter Miami adalah pemenang laga final Western Conference antara San Diego vs Vancouver Whitecaps yang main hari Minggu 30 November pukul 09.00 WIB.
Dari jalannya laga, Javier Mascherano selaku pelatih Inter Miami sama sekali tidak mengubah susunan pemain dibandingkan laga semifinal melawan Cincinnati. Lionel Messi masih menjadi pemimpin di dalam tim dan ditemani oleh Mateo Silvetti dan Tadeo Allende di lini depan. Sekali lagi, Luis Suárez mengawali laga dari bangku cadangan.
Kemudian di tengah ada trio Sergio Busquets, Rodrigo De Paul, dan Baltasar Rodríguez. Di lini belakang ada kuartet bek Marcelo Weigandt, Maximiliano Falcón, Noah Allen, dan Jordi Alba yang turut melindungi gawang Rocco Ríos Novo.
Di sisi lain New York City asuhan Pascal Jansen hanya melakukan satu perubahan dibandingkan pertandingan semifinal. Aiden O'Neill masuk mengisi lini tengah menggantikan peran Hannes Wolf. Sisa 10 pemain adalah mereka yang menjadi starter di semifinal kontra Philadelphia Union.
Inter Miami hanya butuh waktu 14 menit untuk mencetak gol pembuka. Bermula dari umpan jauh Busquets, Allende mampu memenangi duel dengan Raul Gustavo di depan kotak penalti. Sepakan keras striker asal Argentina itu dengan telak menjebol gawang Matt Freese dan membawa timnya unggul 1-0.
Setelah itu New York City mencoba bermain lebih menekan untuk mencari gol penyama kedudukan. Tapi, lini pertahanan Inter Miami masih cukup sulit ditembus oleh skuad berjuluk The Pigeons itu.
Justru, Inter Miami yang bisa menggandakan skor di menit 23 melalui brace Allende. Kali ini gol berawal dari umpan silang Jordi Alba dari sisi kiri. Allende yang berdiri di antara Raul Gustavo dan Justin Haak mampu menyundul bola dan mengarahkannya ke sudut yang tidak bisa dijangkau Freese.
Tertinggal 2-0 membuat New York City balas menyerang dan mendapatkan dua peluang melalui Haak dan Nicolás Fernández. Permainan yang kian terbuka juga membuat Inter Miami memperoleh peluang balasan melalui Silvetti di menit 31 dan Weigandt di menit 35.
Permainan menjadi lebih menarik ketika New York City memperkecil skor menjadi 2-1 di menit 37. Berawal dari tendangan bebas Maxi Moralez, Haak mampu menyambut bola dengan kepalanya dan gol pun tercipta. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Guna meningkatkan serangan, Jansen memasukkan striker Hannes Wolf menggantikan Jonathan Shore di interval pertandingan. Taktik tersebut sempat sukses membuat New York City bermain lebih menekan pertahanan Inter Miami.
Beberapa kreasi serangan sempat dibuat oleh tim tamu. Misalnya saja dari dua peluang Nicolás Fernández di menit 62 dan 66. Tapi tidak lama kemudian, perjuangan New York City seolah sudah usai lebih cepat.
Menit 67, skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Inter Miami. Silvetti mencetak gol ketiga timnya melalui sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Gol ini bermula dari kerjasama apik antara De Paul, Alba, dan Messi sebagai pemberi assist.
Gol Silvetti tersebut membuat asa tim tamu seolah memudar. Permainan mereka menjadi tidak terbentuk dan di sisi lain membuat Inter Miami semakin mudah dalam bermain.
Pada akhirnya, gol keempat Inter Miami tercipta di menit 83 melalui pemain pengganti yakni Telasco Segovia. Gol lahir ketika ada serangan balik cepat dilakukan pemain tuan rumah. Memasuki kotak penalti lawan, Segovia dan Alba melakukan one-two apik untuk membongkar penjagaan lawan dan gol pun sukses tercipta.
Memasuki menit 90, Allende sukses mengemas hattrick setelah menerima umpan terobosan dari Yannick Bright. Sebuah gol apik sebagai penutup malam yang indah bagi tim berjuluk The Herons itu.
Secara statistik, kedua tim cukup imbang soal ball possession. Inter Miami menguasai 51 persen sedangkan New York City 49 persen. Tapi soal adu tajam serangan, Inter Miami jelas unggul telak dari sang lawan.
Inter Miami tercatat melepaskan 11 tembakan (6 on target) sedangkan New York City hanya 6 tembakan (3 on target). Itu artinya efektivitas serangan Inter Miami sangat bagus dan membuat Freese hanya melakukan satu penyelamatan sepanjang laga.
Line-up Inter Miami vs New York City
Inter Miami vs New York City 5-1 (Tadeo Allende 14', 23', 89', Mateo Silvetti 67', Telasco Segovia 83' / Justin Haak 37')
Inter Miami (4-3-3): Rocco Ríos Novo; Marcelo Weigandt (Ian Fray 57'), Maximiliano Falcón, Noah Allen (Yannick Bright 57'), Jordi Alba; Sergio Busquets, Rodrigo De Paul, Baltasar Rodríguez (Telasco Segovia 72'); Tadeo Allende, Mateo Silvetti (Luis Suárez 82'), Lionel Messi. Pelatih: Javier Mascherano
New York City (5-3-2): Matt Freese; Tayvon Gray, Thiago Martins, Justin Haak, Raul Gustavo, Kevin O'Toole; Jonathan Shore (Hannes Wolf 46'), Agustín Ojeda (Julián Fernández 60'), Aiden O'Neill; Maxi Moralez (Seymour Reid 90'), Nicolás Fernández. Pelatih: Pascal Jansen
Penulis: Wan Faizal
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































