Menuju konten utama

Hari Ketujuh Perang AS-Israel vs Iran: Apa Saja yang Terjadi?

Rangkuman hari ketujuh perang AS-Israel vs Iran. Serangan AS-Israel masih terjadi, sementara serangan balasan Iran mulai menurun.

Hari Ketujuh Perang AS-Israel vs Iran: Apa Saja yang Terjadi?
Cuplikan gambar ini, yang diambil dari siaran televisi pemerintah Iran pada 28 Februari 2026, menunjukkan lokasi yang diklaim sebagai tempat serangan mematikan AS dan Israel yang menghantam sebuah sekolah dasar putri di Minab, provinsi Hormozgan di selatan Iran. (Photo by IRIB TV / AFP)

tirto.id - Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memasuki hari ketujuh pada 6 Maret 2026. Serangan militer dari Amerika Serikat dan Israel semakin meningkat, sedangkan serangan balasan dari Iran mulai menurun.

Menurut militer AS, serangan rudal balistik Iran turun sekitar 90 persen dan serangan drone turun sekitar 83 persen dibanding hari-hari awal konflik. Namun, meskipun intensitas serangan Iran menurun, operasi militer AS dan Israel terhadap Iran masih terus diperluas,.

Di sisi lain, Israel juga memperluas operasi militernya ke Lebanon, khususnya di wilayah selatan Beirut yang dikenal sebagai basis kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Konflik ini juga mulai menyeret banyak negara lain di kawasan Timur Tengah. Iran dilaporkan meluncurkan serangan drone dan rudal ke beberapa negara Teluk seperti Arab Saudi, Bahrain, Qatar, dan Kuwait, meskipun banyak serangan berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara.

Konflik berkepanjangan ini juga menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dan kemanusiaan. Pasar keuangan global sempat terguncang dan harga minyak naik tajam karena kekhawatiran gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.

Rangkuman Hari Ketujuh Perang AS-Iran: Apa Saja yang Terjadi

Berikut rangkuman peristiwa utama yang terjadi sejauh ini dalam konflik Amerika Serikat–Israel melawan Iran dikutip dari Al Jazeera:

1. Serangan militer AS dan Israel ke Iran masih berlangsung

AS dan Israel masih melakukan serangan udara besar-besaran terhadap target militer di Iran. Sejak serangan dimulai, lebih dari 1.230 orang dilaporkan tewas di Iran.

Militer Israel mengklaim telah mencapai “dominasi udara hampir sepenuhnya”, dengan melakukan sekitar 2.500 serangan dan menghancurkan 80% sistem pertahanan udara Iran.

Serangan AS Israel Ke Iran

Dampak setelah serangan AS dan Israel terhadap Teheran. Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, memicu kekhawatiran akan perang regional dengan ledakan yang dilaporkan di seluruh Timur Tengah ketika republik Islam itu membalas dengan rentetan rudal. (Photo by various sources / AFP)

2. Trump tak setuju jika putra Ali Khamenei gantikan ayahnya

Setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas akibat serangan, muncul pertanyaan mengenai penggantinya. Nama putranya, Mojtaba Khamenei, beredar sebagai calon pengganti. Namun, Presiden AS Donald Trump menyatakan ingin ikut menentukan pemimpin baru Iran dan menegaskan bahwa Mojtaba adalah pilihan yang “tidak dapat diterima”.

3. Iran siap hadapi kemungkinan invasi darat AS

Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, memperingatkan bahwa pasukan Iran siap menghadapi kemungkinan invasi darat AS.

4. Iran menolak negosiasi

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi Iran untuk bernegosiasi dengan AS, karena Washington dianggap tidak dapat dipercaya.

5. Serangan balasan Iran menurun

Intensitas serangan Iran, baik rudal balistik maupun drone, mulai menurun drastis. Menurut laporan militer AS, serangan rudal Iran turun 90%, sedangkan serangan drone turun 83% dibanding hari pertama konflik.

6. Iran membalas serangan AS-Israel dengan menyerang negara Teluk lainnya

Akibat eskalasi konflik antara AS, Israel, dan Iran, beberapa negara di Teluk mengalami serangan balasan dari Iran.

Di Kuwait, operasi di Kedutaan Besar AS di Kuwait City dihentikan sementara setelah Iran meluncurkan serangan rudal dan drone, di Bahrain, sebuah rudal Iran mengenai kilang minyak milik negara, namun kebakaran yang terjadi berhasil dikendalikan.

Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar juga menjadi target serangan. UEA mencegat beberapa rudal dan lebih dari 120 drone, sedangkan Qatar dilaporkan terkena serangan rudal dan drone yang menyebabkan ledakan terdengar di ibu kotanya, Doha.

7. Korps Garda Revolusi Islam serang Tel Aviv

Iran mengumumkan telah meluncurkan serangan yang melibatkan kombinasi rudal dan drone ke arah Tel Aviv dan bagian tengah Israel. Pihak berwenang Israel menutup semua situs suci di Kota Tua Yerusalem yang merupakan lokasi penting bagi banyak agama dan membatalkan pelaksanaan Salat Jumat

8. Iran serang Irak dan kelompok Kurdi

Pasukan militer Iran berhasil menjatuhkan sebuah drone yang menargetkan pangkalan militer AS dekat Bandara Internasional Baghdad. Drone tersebut mendekati Victoria Airbase pada Rabu (4/3) malam. Iran juga menyerang kelompok Kurdi yang dianggap sebagai kekuatan separatis anti-Iran.

9. Israel perluas serangan ke Lebanon

Israel meningkatkan serangan dengan membombardir wilayah luas, termasuk pinggiran selatan Beirut dan bagian Lembah Bekaa.

10. Perang dengan Iran pengaruhi kestabilan ekonomi AS

Pasar saham AS terguncang, terlihat dari indeks Dow Jones yang sempat jatuh lebih dari 1.000 poin (sekitar 2,2%) akibat kenaikan harga minyak yang terjadi karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

11. Harga minyak dunia naik

Akibat ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran, perdagangan minyak dari kawasan Timur Tengah ke negara lain di dunia terhambat. Ini memengaruhi harga minyak dunia.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra