Menuju konten utama

Hari ke-5 Banjir Muratara, 16 Ribu Rumah & 10 Sekolah Terendam

Banjir di Muratara, Sumatra Selatan itu, telah menggenangi enam kabupaten selama lima hari terakhir.

Hari ke-5 Banjir Muratara, 16 Ribu Rumah & 10 Sekolah Terendam
Kondisi terkini banjir di Muratara, Sumsel, sejak terjadi selama lima hari, Senin (11/5/2026). Kredit Foto: BPBD Muratara

tirto.id - Banjir di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, masih merendam sejumlah kecamatan di wilayah itu. Banjir telah menggenangi enam kabupaten tersebut selama lima hari terakhir.

Banjir terjadi seiring hujan dengan intensitas tinggi hingga menyebabkan sungai meluap dan masuk ke pemukiman mulai Kamis (7/5/2026). Pada saat itu, banjir merendam 80 ribu warga di Kecamatan Rawas Ulu, Ulu Rawas, Rupit, Karang Jaya, Karang Dapo, dan Rawas Ilir.

Sebanyak empat rumah warga hanyut terbawa arus dan enam jembatan gantung putus. Banjir juga menyebabkan seorang balita meninggal dunia karena tenggelam saat bermain air banjir ketika orang tuanya mengemasi barang yang terendam.

Di hari kelima banjir, air mulai surut dan masih merendami dua kecamatan, yakni Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas llir. Banjir di Kecamatan Karang Dapo menggenangi delapan desa dan sepuluh desa di Kecamatan Rawas Ilir.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Muratara Mugono, mengatakan banjir di dua kecamatan tersebut masih merendam 16.169 rumah yang dihuni 57.373 jiwa. Ketinggian air hingga satu meter.

"Banjir tersisa di dua kecamatan, tapi dampaknya menyebabkan 57.373 jiwa harus dievakuasi," ungkap Muratara Mugono, Senin (11/5/2026).

Di dua kecamatan tersebut terdapat 5 puskesmas, 10 sekolah, dan 6 tempat ibadah masih tergenang air. Warga belum dapat beraktivitas normal karena masih waspada seiring hujan terus berlangsung.

"Tim masih di lapangan untuk memantau kondisi banjir jika sewaktu-waktu air meningkat," kata Mugono.

Mugono menjelaskan banjir kali terbilang cukup parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tak hanya merendam puluhan ribu rumah dan merusak 35 rumah warga, banjir juga menyebabkan 10 puskesmas, 6 polindes, dan 17 sekolah juga terendam.

Banjir juga mengakibatkan satu musala hanyut, 10 musala dan 25 masjid terendam, serta 11 perkantoran pemerintah terdampak. Sementara total kerugian materiel masih dalam perhitungan.

"Ada juga 30 hektare sawah dan 850 hektare kebun warga terendam," tukas Mugono.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama