Menuju konten utama

Hamas Minta Jaminan Gencatan Senjata di Gaza Bisa Akhiri Perang

Mesir dan Qatar sebagai mediator tengah berupaya meyakinkan Hamas agar menerima proposal gencatan senjata dengan Israel selama dua bulan.

Hamas Minta Jaminan Gencatan Senjata di Gaza Bisa Akhiri Perang
Warga Palestina berjalan melewati puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Kota Gaza pada Selasa, 10 Oktober 2023. (AP Photo/Hassan Eslaiah)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kelompok militan Palestina Hamas meminta jaminan konkret bahwa proposal gencatan senjata selama 60 hari yang dimediasi Amerika Serikat (AS) akan mengarah kepada akhir perang di Gaza.

Hal itu diungkap salah satu sumber kepada Reuters ketika petugas medis menyampaikan serangan Israel di seluruh wilayah Gaza masih menewaskan banyak orang.

Pada Jumat (4/7/2025) pagi, Hamas mengatakan bahwa pihaknya masih membahas usulan gencatan senjata yang dimediasi oleh AS itu dengan faksi Palestina lainnya. Mereka akan menyerahkan tanggapannya kepada para mediator setelah pembicaraan tersebut selesai.

Apabila jawaban Hamas positif, delegasi Israel akan melanjutkan negosiasi melalui Mesir dan Qatar sebagai mediator. Kedua negara itu juga tengah berupaya meyakinkan Hamas agar menerima proposal gencatan senjata dua bulan.

Di sisi lain, seorang pejabat senior Israel yang dekat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, juga mengatakan persiapan telah dilakukan untuk menyetujui kesepakatan gencatan senjata.

Sebagai informasi, upaya gencatan senjata di Gaza makin menguat setelah AS mengamankan gencatan senjata untuk mengakhiri konflik udara 12 hari antara Israel dan Iran.

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa Israel telah menerima persyaratan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan gencatan senjata 60 hari dengan Hamas, di mana kedua pihak akan bekerja sama untuk mengakhiri perang.

Usulan tersebut mencakup pembebasan bertahap 10 sandera Israel yang masih hidup dan pengembalian jenazah 18 sandera lainnya sebagai ganti tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel. Dari 50 sandera yang tersisa di Gaza, 20 orang diyakini masih hidup.

Selain itu, bantuan akan segera masuk ke Gaza, dan militer Israel akan melakukan penarikan bertahap dari beberapa bagian wilayah kantong itu, menurut usulan tersebut. Negosiasi itu juga akan segera dimulai untuk mencapai gencatan senjata permanen.

"Kami berharap kesepakatan ini sudah tuntas, tetapi saya kira Hamas akan menerima semuanya," kata Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee.

"Satu hal yang jelas: Presiden menginginkannya segera berakhir. Perdana menteri menginginkannya segera berakhir. Rakyat Amerika, rakyat Israel, menginginkannya segera berakhir." ujarnya lagi.

Baca juga artikel terkait KONFLIK PALESTINA atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto