Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman.
Koordinator KontraS Haris Azhar (kelima kanan), Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar (keempat kanan) bersama sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba membawa poster ketika memberikan keterangan terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum khususnya isu kartel narkotika. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Koordinator KontraS Haris Azhar (kelima kanan), Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar (keempat kanan) bersama sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba membawa poster ketika memberikan keterangan terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum khususnya isu kartel narkotika. ANTARA FOTO/Wahyu Putro AKoordinator KontraS Haris Azhar menghadiri pernyataan sikap sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum khususnya isu kartel narkotika. ANTARA FOTO/Wahyu Putro AKoordinator KontraS Haris Azhar (kiri) serta istri aktivis HAM Munir, Suciwati menghadiri pernyataan sikap sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum khususnya isu kartel narkotika. ANTARA FOTO/Wahyu Putro AKoordinator KontraS Haris Azhar menghadiri pernyataan sikap sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum khususnya isu kartel narkotika. ANTARA FOTO/Wahyu Putro AKoordinator KontraS Haris Azhar (kiri) bersama sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba memberikan keterangan terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum khususnya isu kartel narkotika. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum khususnya isu kartel narkotika.
Baca juga artikel terkait FOTO-TIRTO atau tulisan lainnya
Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.