Menuju konten utama
Pilkada Jateng 2018

Ganjar Pranowo Ditolak Bersalaman dengan Anggota Panwas Jepara

Calon gubernur Ganjar Pranowo ditolak bersalaman dengan Panwas Kabupaten Jepara. 

Ganjar Pranowo Ditolak Bersalaman dengan Anggota Panwas Jepara
Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

tirto.id - Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Tengah Fajar Subhi angkat bicara soal anggota Panwas Kabupaten Jepara yang menolak bersalaman dengan calon gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Menurut Subhi, tidak ada larangan bagi petugas panitia pengawas untuk bersalaman dengan para calon kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Anggota tidak saya larang dan tidak saya perintahkan untuk bersalaman, saya hanya mengharapkan anggota untuk netral, tidak hanya di hati, tapi juga pada tindakan," kata Subhi seperti dikabarkan Antara, Senin (21/3/2018).

Petugas Panwas Jepara menolak bersalaman dengan Ganjar Pranowo saat kampanye di daerah Jepara pada Minggu (19/3) kemarin. Kejadian pertama dialami Ganjar usai mengikuti jalan sehat Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Pantai Kartini Jepara dan di Pasar Kota Jepara. Petugas Panwas yang semula sudah menyambut uluran tangan Ganjar itu, justru menarik tangannya tanpa alasan.

Jengkel tidak ditanggapi, Ganjar kemudian memfoto para petugas Panwas Kabupaten Jepara itu untuk keperluan dokumentasi "Biasanya 'panjenengan' yang memotret saya, sekarang saya yang motret, saya mau tanyakan pada Bawaslu, apa alasannya dilarang salaman sama calon, masak Pilkada kok memutus silaturahim," kata Ganjar.

Atas kejadian ini, Subhi menyampaikan, persoalan itu bukan permasalahan besar dan tidak perlu dibesar-besarkan karena biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari serta tidak ada indikasi pelanggaran oleh petugas Panwas.

"Itu permasalahan biasa, sehari-hari saat kita mengajak salaman, ada yang mau, ada yang tidak. Yang terpenting adalah panwas harus bersikap netral, serta menjaga jarak dengan semua pasangan (calon kepala daerah, red), intinya itu," ujarnya.

Ia menjelaskan, dari sisi pengawasan pemilu, maka setiap petugas Panwas wajib menjaga dan menunjukkan sikap netralitas.

"Mungkin itu yang dimaknai teman-teman (Panwas Kabupaten Jepara, red) yakni menjaga jarak," katanya.

Fajar bahkan mengapresiasi sikap Panwas Kabupaten Jepara karena yang bersangkutan berupaya menjaga netralitas. "Yang jelas tidak ada niatan anggota Panwas untuk memutus silaturahim dengan pasangan calon kepala daerah dan kita tetap berharap semua baik-baik saja. Jangan lagi diperpanjang, hubungan saya dengan Pak Ganjar juga baik-baik saja," ujarnya.

Baca juga artikel terkait PILGUB JATENG 2018

tirto.id - Politik
Sumber: antara
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH