tirto.id - Hari Galungan dan Kuningan akan diperingati umat Hindu pada November 2025. Pada tanggal berapa saja kedua hari raya itu akan jatuh pada November?
Hari Raya Galungan merupakan hari peringatan yang terjadi setiap 210 hari sekali. Dalam kalender Bali, Galungan terjadi pada hari Budha Kliwon Dungulan.
Dalam kepercayaan Hindu, terutama di Bali, Galungan dirayakan untuk memperingati kemenangan Dharma (kebenaran) atas Adharma (kejahatan).
Sementara itu, Hari Raya Kuningan merupakan hari raya lanjutan setelah Galungan. Pada hari tersebut, umat Hindu akan memberikan persembahan ke leluhur dan dewa yang dipercaya telah turun ke dunia pada hari Galungan.
Umat Hindu mempercayai bahwa pada Hari Raya Kuningan, para leluhur dan dewa yang turun ke dunia untuk ikut merayakan Galungan akan kembali ke surga.
Oleh karenanya, persembahyangan pada Hari Raya Kuningan merupakan ekspresi umat Hindu untuk berterima kasih dan memohon restu para leluhur sebelum kembali ke surga.
Kapan Hari Raya Galungan dan Kuningan di November 2025?
Hari Raya Galungan terjadi pada setiap hari Budha Kliwon Dungulan dalam kalender Bali. Jika dikonversikan dengan kalender Masehi pada 2025, hari besar umat Hindu itu akan jatuh tanggal 19 November 2025.
Pada tanggal tersebut, umat Hindu di Bali akan melakukan serangkaian sembahyang di pura. Umumnya, mereka juga akan memasang penjor (tiang bambu berhias janur, kain, dan hasil bumi) di sepanjang jalan.
Perayaan ini juga kerap digunakan umat Hindu di Bali sebagai momen berkumpul dengan keluarga.
Sementara itu, Hari Raya Kuningan digelar 10 hari setelah Galungan. Oleh karenanya, Hari Raya Kuningan akan jatuh pada tanggal 19 November 2025.
Pada Hari Raya Kuningan itu, umat Hindu di Bali umumnya akan melakukan sembahyang khusus, baik di pura maupun di rumah masing-masing.
Sembahyang itu dilakukan umat Hindu di Bali dengan membawa serta sesajen dengan corak warna kuning.
Di beberapa daerah, Hari Raya Kuningan juga jadi waktu penyelenggaraan Tradisi Ngelawang, yakni arak-arakan barong atau rangda keliling desa.
Apakah Itu Hari Libur?
Dalam kepercayaan Hindu, Galungan dan Kuningan merupakan salah satu hari raya besar yang diselenggarakan setiap tahun. Umat Hindu di Bali umumnya akan mendapat hari libur pada kedua hari raya tersebut.
Akan tetapi, hari libur ketika Galungan dan Kuningan itu tidak termasuk hari libur nasional.
Sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kemenag nomor B-128/DJ.VI/BA/03/1/10/2024, kedua hari raya itu merupakan hari libur fakultatif.
Dengan demikian, hari libur pada Hari Galungan dan Kuningan hanya akan diterapkan secara terbatas di Bali sebagai pusat peradaban Hindu di Indonesia.
Oleh karenanya, Hari Galungan dan Kuningan tidak jadi hari libur di wilayah di luar Bali.
Hal ini berbeda dengan Hari Raya Nyepi yang jadi hari libur nasional sehingga diterapkan untuk seluruh wilayah di Indonesia.
Sementara itu, di Bali, hari libur terkait perayaan Galungan dan Kuningan diterapkan untuk tanggal-tanggal berikut ini:
- Selasa, 18 November 2025: Hari Penampahan Galungan.
- Rabu, 19 November 2025: Hari Raya Galungan.
- Kamis, 20 November 2025: Hari Umanis Galungan.
- Jumat, 28 November 2025: Hari Penampahan Kuningan.
- Sabtu, 29 November 2025: Hari Raya Kuningan.
Selalu up to date dengan ketentuan terkait hari-hari penting dan libur dalam satu tahun kalender melalui artikel-artikel Tirto.id lainnya di sini.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan
Masuk tirto.id





























