tirto.id - Film Ejen Ali The Movie 2 bakal tayang mulai Jumat, 27 Juni 2025 di bioskop Indonesia. Sekuel dari salah satu film animasi terlaris di Malaysia ini akan menghibur anak-anak di saat libur sekolah tiba.
Setelah sukses dengan film pertamanya, waralaba Ejen Ali kini kembali hadir dengan film keduanya. Di Malaysia, lanjutan aksi agen mata-mata Ali ini telah dirilis pada 22 Mei 2025 lalu.
Serupa dengan film perdananya, Ejen Ali The Movie 2 juga kembali memperoleh kesuksesan di pasar nasional Malaysia. Hanya dalam 11 hari penayangan, film produksi Primeworks Studio dan WAU Animation ini telah melampaui kesuksesan film pendahulunya.
Dilihat dari penjualan tiket di bioskop Malaysia, film ini bahkan mampu bersaing dengan beberapa film produksi Hollywood, macam Thunderbolts, Mission: Impossible, dan Lilo & Stitch. Tak hanya di Malaysia, penayangan film ini di beberapa negara tetangga seperti Brunei juga menunjukkan hasil positif.
Akhir Juni ini, film Ejen Ali The Movie 2 bakal mencoba peruntungannya di pasar Indonesia yang juga tengah gegap gempita dengan film animasi lokal Jumbo(2025).
Sinopsis Film Ejen Ali The Movie 2
Kisah dalam film Ejen Ali The Movie 2 diangkat dari serial Ejen Ali yang tayang sejak 2016. Versi serial dari kisah mata-mata cilik ini merupakan salah satu serial animasi Malaysia tersukses.
Mulanya, Ejen Ali adalah serial yang ditayangkan oleh stasiun televisi TV3 dan TV9 di Malaysia. Namun, kesuksesan secara nasional kemudian membawanya ke pasar yang lebih luas.
Serial ini kemudian juga ditayangkan di berbagai negara, termasuk Indonesia, dan juga ditayangkan di berbagai platform streaming seperti Netflix, Prime, hingga Disney+ Hotstar.
Kesuksesan ini kemudian membuat produsen mengembangkan serial Ejen Ali ke layar lebar. Lalu, pada 2019, film perdana Ejen Ali dirilis.
Serupa dengan versi serialnya, versi layar lebar dari Ejen Ali juga meraih kesuksesan besar. Penayangan film Ejen Ali di bioskop Malaysia kala itu berhasil mendatangkan pendapatan mencapai RM30,05 juta. Kala itu, jumlah tersebut sempat menempatkan film Ejen Ali The Movie jadi film animasi Malaysia terlaris sepanjang sejarah Negeri Jiran.
Tak berhenti sampai di situ, sekuel film ini, Ejen Ali The Movie 2, juga mendapatkan kesuksesan sejak mula penayangan di bioskop. Hanya dalam waktu 13 hari, film terbaru Ejen Ali ini berhasil mendapatkan RM40,6 juta dari penjualan tiket di bioskop Malaysia.
Pendapatan tersebut masih bisa terus berlanjut mengingat hingga artikel ini ditulis film Ejen Ali The Movie 2 masih tayang di bioskop. Namun, kendati film ini belum turun layar, lanjutan kisah Ejen Ali dan agen rahasia MATA telah menjadi film animasi paling sukses dalam sejarah Malaysia.
Kisah dalam cerita Ejen Ali berpusat pada seorang agen mata-mata cilik bernama Ali. Kendati masih anak-anak, ia direkrut oleh institusi intelijen Meta Advance Tactical Agency (MATA).
Ali yang semula adalah anak 12 tahun yang kerap dirundung anak sebayanya, kemudian menjadi agen rahasia setelah secara tak sengaja mengaktifkan teknologi I.R.I.S milik MATA. Sejak itu, Ali kemudian dilatih oleh MATA dan bekerja sebagai agen rahasia mereka.
Sebagai agen mata-mata, Ali bertugas untuk mencegah I.R.I.S direbut oleh kelompok jahat yang terorganisir. Namun, dalam film layar lebar Ejen Ali The Movie (2019), MATA tempat Ali bernaung ternyata mengembangkan sebuah teknologi baru bernama IRIS NEO. Ali kemudian tak lagi jadi pilihan pertama di MATA.
Di saat Ali mulai mempertanyakan kegunaannya di MATA pasca-pengembangan IRIS NEO, Ali dihadapkan pada misteri asal-usulnya: teka-teki hilangnya ibu Ali.
Sementara itu, pada Ejen Ali The Movie 2, kisah utama yang akan tersaji adalah lanjutan cerita dari serial Ejen Ali musim ketiga. Kali ini, Ali mendapati tantangan untuk menguji teknologi terbaru MATA bernama Satria.
Satria adalah sebuah kostum berteknologi tinggi yang mampu meningkatkan kemampuan fisik dan mental penggunanya. Ali mendapatkan kesempatan untuk menjadi penguji coba teknologi super rahasia ini.
Akan tetapi, ketika kehidupan seolah akan baik-baik saja. Kota Cyberaya tempat Ali tinggal mendapat ancaman dari geng Neonimus. Geng ini sebenarnya adalah musuh lama Ali.
Kompleksitas cerita meningkat setelah pentolan geng kriminal lain bernama Cero kembali muncul secara mencurigakan. Cero bukan lawan yang mudah untuk Ali kalahkan, terlebih agen rahasia MATA tersebut kemudian mengetahui misteri tentang kaitan Cero dengan asal usul temannya, Alicia.
Film Ejen Ali The Movie 2 Tayang Kapan di Indonesia?
Jadwal tayang Ejen Ali The Movie 2 di Indonesia telah resmi diumumkan. Pada 27 Juni 2025 nanti, film ini akan mulai tayang di bioskop CGV dan Cinepolis.
Jadwal tayang film yang disutradarai oleh Muhammad Usamah Zaid Yasin ini telah resmi diumumkan oleh kedua bioskop tersebut.
Rumah produksi Ejen Ali The Movie 2, Primeworks Studio, melalui akun Instagramnya, juga telah mengonfirmasi pemutaran film terbarunya ini di dua bioskop Indonesia tersebut.
Namun, sejauh ini baru CGV dan Cinepolis yang telah mengonfirmasi penayangan Ejen Ali The Movie 2. Bioskop lain macam jaringan bioskop Cineplex 21 belum memberikan pengumuman terkait pemutaran film animasi Malaysia ini.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id

































