tirto.id - Polisi masih menyelidiki kasus kematian selebgram Lula Lahfah yang ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) di apartemennya.
Hari ini, Senin (26/1/2026) polisi memanggil sejumlah saksi untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus ini. Salah satu saksi yang diperiksa yaitu kekasih Lula, Reza Arap Oktovian.
Berikut ini fakta-fakta kasus dan update penyelidikan penyebab kematian Lula Lahfah.
Fakta-Fakta & Kronologi Kasus Kematian Lula Lahfah
Kematian Lula Lahfah pertama kali diketahui publik lewat unggahan Instagram teman dan sahabat dekat Lula. Mereka menyatakan duka cita atas meninggalnya Lula pada Jumat (23/1/2026).
1. Jenazah Lula Lahfah Ditemukan di Dalam Kamarnya
Polda Metro Jaya membenarkan informasi kematian Lula Lahfah di sebuah kawasan Jakarta Selatan pada Jumat. Lula ditemukan di atas tempat tidur dalam kondisi sudah tidak bernyawa."Benar bahwa seorang influencer berinisial LL ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
Korban ditemukan oleh petugas keamanan sekitar pukul 18.44 WIB pada Jumat dan dibawa ke RS Fatmawati.
Lula Lahfah merupakan seorang selebritis berusia 26 tahun yang juga merupakan penyanyi dan juga aktris. Wanita kelahiran Jakarta ini merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, dari pasangan Feroz Marikar dan Tatu Yulyanah.
@lulahfah tiktokan deh udah eneg bgt seminggu di RS
♬ original sound - naykillax - naykillax
2. Penyebab Kematian Lula Lahfah Masih Diselidiki Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dokter terkait penyebab kematian Lula. Pihaknya juga masih mendalami dugaan narkoba maupun indikasi lainnya yang menjadi penyebab kematian Lula Lahfah.
"Sampai saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter. Dan dokter juga siap untuk memberikan keterangan kepada kepolisian," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Oleh karena itu, dia meminta waktu untuk menunggu hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) yang menjadi tempat Lula diperiksa awal.
Namun, dari pemeriksaan kedokteran Rumah Sakit Fatmawati yang menjadi rujukan RSPI dipastikan tak ada tanda kekerasan.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Oleh karena itu, kemarin saya juga infokan juga tidak dilaksanakan autopsi," ucapnya.
3. Barang Bukti yang Ditemukan di Kamar Lula Lahfah
Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati Lula."Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, Sabtu (24/1/2026).
Polisi masih mendalami apa kaitan obat-obatan dan surat rawat jalan tersebut dengan kematian Lula.
4. Update Penyelidikan: Polisi Periksa 6 Saksi
Polisi memanggil enam saksi untuk mendapatkan alur cerita kematian Lula. Pemeriksaan saksi itu untuk mendapatkan suatu alur cerita dan barang bukti demi melengkapi keterangan dari laboratorium forensik.Kemudian, polisi juga meminta keterangan dari pihak rumah sakit terkait riwayat penyakit pemengaruh tersebut.
5. Keterangan Saksi: Sempat Ada Erangan Kesakitan & Arap Diketahui Ada di TKP
Polisi memastikan Reza "Arap" Oktovian, ada di tempat kejadian perkara (TKP) saat kematian Lula Lahfah."Sampai saat ini, dugaan untuk pacarnya, ada dari keterangan bahwa dia di TKP," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Iskandarsyah menegaskan pihaknya akan tetap meminta klarifikasi dan memastikan Reza kooperatif hadir dalam pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Kemudian, polisi juga akan memeriksa teman-teman Lula Lahfah untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi asisten rumah tangga (ART), Lula Lahfah, sekitar Kamis (22/1) jam 10.00 WIB malam, Lula masuk kamar.
Kemudian Jumat (23/1) jam 02.00 WIB dini hari, ART mendengar Lula seperti kesakitan. Berdasarkan keterangan saksi, teriakan itu seperti erangan kesakitan dari Lula Lahfah.
"Karena korban atau almarhum itu habis operasi batu ginjal, tanggalnya lagi dicek ke RS, habis operasi batu ginjal, sama asam lambung akut," katanya.
Kemudian, Jumat (23/1) sekitar pukul 09.00 WIB atau 10.00 WIB, ART mengetuk kamar Lula namun tidak kunjung dibuka, selanjutnya ART tersebut melaporkan ke sekuriti apartemen pada sore hari.
"ART lapor ke sekuriti karena belum bisa ada yang memastikan, di situ sampai siang belum bangun juga, sore akhirnya lapor ke sekuriti," kata Budi.
Selanjutnya, sekuriti mendobrak pintu kamar apartemen setelah mendapat ijin dari keluarga karena pintu kamar tersebut terkunci dari dalam.
Di dalam kamar tersebut, Lula ditemukan berada di atas kasur dalam kondisi tidak ditemukan napas dan denyut nadi.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id































