Menuju konten utama

Fadli Zon Sebut Lebih dari 100 Nama Diusulkan Dapat Tanda Jasa

Menbud Fadli Zon mengatakan lebih dari 100 nama tersebut yang diusulkan menerima tanda jasa itu, belum final dan masih dalam pembahasan.

Fadli Zon Sebut Lebih dari 100 Nama Diusulkan Dapat Tanda Jasa
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon saat ditemui di Epicentrum XXI, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2026). (FOTO/Rayfahd Haykal)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, mengungkapkan usulan pemberian gelar tanda jasa dan tanda kehormatan kepada masyarakat yang dinilai berjasa telah mencapai lebih dari 100 nama. Namun, ia menyebut daftar tersebut belum final dan masih dalam pembahasan.

Pernyataan itu disampaikan Fadli kepada wartawan di sela acara Forum Generasi Indonesia Bertutur yang digelar Tutur Media Digital di Epicentrum XXI, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2026). Ia menjawab pertanyaan wartawan soal perkembangan usulan tanda jasa yang sempat dibahas dalam rapat terbatas (ratas) di Hambalang pada 1 September 2026.

Fadli, yang juga menjabat Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), itu menjelaskan usulan tersebut merupakan hasil pengajuan dari berbagai kementerian dan lembaga, serta mencakup berbagai kalangan profesi.

"Dari pengusulan itu di atas 100 kemarin, tapi belum final. Masih dibahas," kata Fadli di Epicentrum XXI, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2026).

Ia menjelaskan usulan tanda jasa dan tanda kehormatan ini berbeda dengan penghargaan pahlawan nasional yang baru akan ditetapkan setiap 10 November. Kalangan yang diusulkan menerima tanda jasa mencakup seniman, budayawan, olahragawan, praktisi kesehatan, personel TNI dan Polri, hingga mereka yang terlibat dalam penanggulangan kebakaran hutan.

"Bukan pahlawan nasional, tapi mereka yang berjasa dan diusulkan untuk mendapatkan tanda jasa, tanda kehormatan. Kalau pahlawan nasional nanti 10 November," ujarnya.

Saat ditanya soal kabar ayah dan kakek Presiden Prabowo Subianto turut diusulkan menerima tanda jasa tersebut, Fadli tidak menjawab secara spesifik. Ia hanya menegaskan usulan tersebut telah dibahas bersama Prabowo, khususnya usulan yang berasal dari masyarakat umum.

"Kami bahas dan tentu saja terutama yang dari masyarakat umum. Masyarakat yang memberikan banyak jasa tadi yang seperti saya sampaikan, di bidang kebudayaan, di bidang pangan, kesehatan, dan lain-lain itu akan diapresiasi. (Tapi) Belum final," katanya.

Fadli tidak memerinci lebih lanjut kapan daftar final penerima tanda jasa ini akan diumumkan kepada publik.

Baca juga artikel terkait GELAR PAHLAWAN NASIONAL atau tulisan lainnya dari Muhammad Rayfahd Haykal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Rayfahd Haykal
Penulis: Muhammad Rayfahd Haykal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama