Menuju konten utama

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dicopot karena Dugaan Kamar Mewah

Kalapas Cibinong dan 4 pejabat struktural dinonaktifkan Kementerian Imipas setelah Ombudsman menemukan dugaan kamar mewah untuk narapidana.

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dicopot karena Dugaan Kamar Mewah
Petugas menunjukkan rumah yang sebelumnya diperiksa secara mendadak oleh Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) menonaktifkan lima orang pejabat struktural di lingkup Lapas IIA Cibinong, imbas adanya temuan dugaan kamar mewah bagi narapidana di lapas tersebut.

Inspektur Jenderal (Itjen) Kementerian Imipas, Rudi Setiawan, merincikan, para pejabat Lapas IIA Cibinong yang dicopot di antaranya termasuk Kepala Lapas (Kalapas), Wisnu Hani Putranto.

“Kami menonaktifkan lima pejabat struktural yang diduga ya bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan oleh Ombudsman,” kata Rudi dalam konferensi pers di Lapas IIA Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026).

“Yang pertama adalah kami menonaktifkan Kalapas, kedua Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, dan yang terakhir adalah Kepala Urusan Umum yang membidangi barang-barang milik negara,” lanjutnya.

Setelah menonaktifkan lima pejabat tersebut, Kementerian Imipas juga akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui duduk perkara peristiwa serta kondisi lapas sejak awal sampai ditemukan pada saat sidak oleh tim Ombudsman.

Selain melakukan pemeriksaan kepada para pejabat terkait, Kementerian Imipas juga akan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai objek yang ditemukan pada saat sidak oleh Ombudsman, mulai dari dugaan adanya simulator golf, sampai minuman keras.

“Saya dan tim mengakomodir semua yang ditemukan oleh ORI, minuman keras, kemudian tempat yang diduga sebagai simulator ya, tempat fitnes, kemudian foto, barang-barang lain, kulkas, dan semuanya itu menjadikan objek buat kami untuk memeriksa,” tegasnya.

Baca juga artikel terkait LAPAS CIBINONG atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Dipna Videlia Putsanra